Kekebalan Kelompok
-
News •Wakil Ketua MPR Dorong Peningkatan Kepercayaan Publik pada Program Vaksinasi AnakWakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap program vaksinasi anak demi masa depan generasi penerus bangsa, mengingat jutaan anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar.
-
News •MPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Kesadaran Vaksinasi Anak Demi Generasi UnggulWakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti pentingnya vaksinasi anak sebagai fondasi masa depan bangsa. Jutaan anak belum imunisasi dasar, pemerintah didesak tingkatkan kesadaran vaksinasi anak untuk membentuk kekebalan kelompok yang kuat.
-
News •PAPDI: Vaksinasi Campak Dewasa Penting untuk Lindungi Diri dan KomunitasPerhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menegaskan pentingnya Vaksinasi Campak Dewasa untuk mencegah penularan dan melindungi masyarakat dari komplikasi serius.
-
News •Dinkes Mataram Perkuat Imunisasi Campak, Sukses Pertahankan Status Nol KasusDinas Kesehatan Kota Mataram berkomitmen penuh mengoptimalkan imunisasi campak, berhasil mempertahankan status nol kasus di tengah merebaknya KLB di wilayah lain, demi kesehatan generasi mendatang.
-
News •Waspada Tiga Fase Gejala Campak, IDAI Jabar Ingatkan Pentingnya ImunisasiKetua IDAI Jawa Barat, Prof Anggraini Alam, menjelaskan tiga fase gejala campak yang perlu diwaspadai, mulai dari prodromal hingga konvalesens, serta menekankan pentingnya imunisasi campak untuk mencegah penularan.
-
News •Dinkes Kota Malang Siapkan ORI Campak Awal Februari, Targetkan Kekebalan Kelompok Cepat TerbentukDinas Kesehatan Kota Malang akan menggelar Outbreak Response Immunization (ORI) Campak pada awal Februari 2026 untuk menekan penyebaran penyakit. Program ini menargetkan ribuan anak demi mencapai kekebalan kelompok dengan cepat.
-
News •Cakupan Imunisasi Nasional Kemenkes Capai 66,2 Persen per Desember 2025, Target Kekebalan Komunitas DiperkuatKementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan **cakupan imunisasi nasional** 14 antigen mencapai 66,2 persen per Desember 2025, menyoroti urgensi percepatan untuk melindungi anak Indonesia dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).