Data Kesejahteraan
-
News •Mensos Imbau Kades Aktif Medsos Sukseskan Pemutakhiran DTSEN untuk Bansos Tepat SasaranMenteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak kepala desa, termasuk kreator konten, untuk aktif menyukseskan Pemutakhiran DTSEN demi memastikan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
-
News •Ribuan Peserta PBI-JKN Ponorogo Kembali Aktif, Pastikan Akses Kesehatan TerjaminSebanyak 3.044 peserta PBI-JKN Ponorogo kembali diaktifkan setelah penyesuaian data, memastikan warga prasejahtera tetap tercover layanan Jaminan Kesehatan Nasional.
-
News •Ribuan Peserta PBI-JK di OKU Timur Dinonaktifkan, Ini Alasan dan Cara ReaktivasiSebanyak 24.633 peserta Penonaktifan PBI-JK BPJS Kesehatan di OKU Timur dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial per Januari 2026. Simak alasan dan cara reaktivasi kepesertaan untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.
-
News •Menteri Sosial Tegaskan Deaktivasi JKN Bukan Perintah Presiden, Berdasarkan Data DTSEN TerkiniMenteri Sosial mengklarifikasi bahwa deaktivasi JKN bagi sejumlah penerima bantuan didasarkan pada pembaruan data kesejahteraan, bukan instruksi presiden, mengungkap tantangan akurasi data dan pentingnya pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTS
-
News •Kemensos Prioritaskan Peningkatan Data Bansos dan Partisipasi Publik di Tahun IniKementerian Sosial fokus pada peningkatan data bansos, akurasi penyaluran bantuan sosial, dan perluasan partisipasi publik tahun ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
-
News •Tahukah Anda? Dinas Sosial Biak Ungkap Penerima Bansos Wajib Terdaftar DTSEN untuk Akurasi DataDinas Sosial Biak Numfor menegaskan penerima manfaat bantuan sosial (bansos) pemerintah harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penasaran bagaimana sistem ini meningkatkan ketepatan sasaran bansos?