Qatar Longgarkan Kebijakan Covid-19,WNI Diminta Tingkatkan Kesadaran Risiko Penularan

Di tengah pelonggaran kebijakan Covid-19 yang diterapkan Pemerintah Qatar, KBRI Doha dorong WNI untuk tetap meningkatkan kesadaran akan risiko penularan Covid-19.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Qatar Longgarkan Kebijakan Covid-19,WNI Diminta Tingkatkan Kesadaran Risiko Penularan
Qatar Longgarkan Kebijakan Covid-19, WNI Didorong Tingkatkan Kesadaran Risiko Penularan. merdeka ©2021 Merdeka.com

Kasus Covid-19 di Qatar saat ini telah mengalami penurunan yang signifikan. Sejak 26 September 2021, kasus Covid-19 di negara ini per harinya berada di bawah angka 100 kasus.

Penurunan ini tidak terlepas dari kesuksesan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah setempat. Sejak vaksin mulai diberikan pada 23 Desember 2020 lalu, hingga saat ini sebanyak 4.737.750 dosis vaksin telah diberikan kepada penduduk Qatar.

Oleh karena itu, pemerintah setempat pun telah melonggarkan kebijakan di masa pandemi Covid-19 sejak 3 Oktober 2021.

Meski begitu, KBRI Doha melalui Satgas Penanganan Covid-19 di Qatar mengatakan, pihak KBRI terus memberikan perlindungan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di Qatar.

WNI terus didorong untuk meningkatkan kesadaran agar tetap menjaga kesehatan dan memanfaatkan program vaksinasi nasional di Qatar secara optimal.

Berikut informasi selengkapnya.

Pelonggaran Kebijakan Covid-19

Dengan penerapan pelonggaran kebijakan Covid-19, penduduk di Qatar tidak lagi diwajibkan untuk memakai masker saat berada di ruang publik terbuka.

Masker wajib dipakai hanya jika penduduk beraktivitas di pasar, pameran, sekolah, kampus, rumah sakit, serta oleh mereka yang bekerja di ruang terbuka. Sekolah pun sudah diwajibkan menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Meski begitu, kesadaran penduduk akan risiko penularan Covid-19 memang sudah terbangun dengan baik. Hal ini terlihat dari penduduk yang masih disiplin menggunakan masker meski kebijakan sudah dilonggarkan.

"Sejak hari pertama pelonggaran kebijakan, penduduk Qatar terpantau masih disiplin mengenakan masker," ungkap Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Qatar, Chairil Anhar Siregar.

Perlindungan WNI di Qatar

Meski kasus Covid-19 sudah menurun, namun pihak KBRI Doha tetap memastikan para WNI mendapatkan akses terbaik dalam mendapatkan informasi terkait peningkatan kesadaran risiko penularan Covid-19. Salah satunya dengan adanya webinar terkait Covid-19 yang sering diselenggarakan oleh Satgas Covid-19 di Qatar.Seperti pada 17 September 2021 lalu, Satgas Covid-19 menyelenggarakan webinar dengan tema "Gejala Demensia (Lupa, Linglung dan Perilaku Aneh) Saat & Setelah COVID-19". Webinar ini dihadiri oleh beberapa negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Aljazair, Uzbekistan, Mozambique, Kuwait, Myanmar, Lebanon, Vatikan, Chile, Bosnia Herzegovina, Australia, Portugal, Thailand dan lain-lain. "Webinar yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan bulan Alzheimer sedunia tersebut merupakan bentuk konkret kolaborasi pemerintah, dalam hal ini KBRI Doha, dengan komunitas masyarakat Indonesia di Qatar supaya terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Covid-19," ujar Dubes Ridwan Hassan.

Rekomendasi