Beri Santunan Korban Longsor Tapsel, Mensos Minta Pemkab Lakukan Ini

Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut) untuk menyerahkan bantuan kepada keluarga korban bencana alam longsor Batang Toru pada Rabu (19/5).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Beri Santunan Korban Longsor Tapsel, Mensos Minta Pemkab Lakukan Ini
Beri Santunan Korban Longsor Tapsel, Mensos Minta Pemkab Lakukan Ini Cegah Bencana. Instagram/@kemensosri ©2021 Merdeka.com

Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut) untuk menyerahkan bantuan kepada keluarga korban bencana alam longsor Batang Toru pada Rabu (19/5).

Risma menjelaskan, setiap korban mendapat santunan sebesar Rp15 juta atau total Rp180 juta, dengan jumlah 12 korban yang sudah diserahkan kepada keluarga korban beberapa hari lalu.

"Tambah nilai paket yang hari ini diserahkan sehingga total bantuan Rp267 juta lebih. Santunan ini menandakan Negara hadir di tengah duka rakyatnya. Semoga bantuan bermanfaat dan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Risma juga meminta pemerintah setempat memperkuat mitigasi bencana agar kejadian bencana alam bisa diminimalisir.

"Saya minta ada upaya terencana dan serius dalam mitigasi bencana untuk mengurangi risiko," ujarnya.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Minta Jaga Kearifan Lokal

Menurut Risma, bencana alam yang terjadi belakangan ini salah satunya disebabkan oleh faktor pemanasan global atau "global warming". Di mana kondisi cuaca semakin ekstrem yang berdampak pada lingkungan.

Oleh karena itu, Risma meminta pemerintah setempat untuk menghidupkan kembali kearifan lokal atau yang disebut "local wisdom" demi menjaga keberlangsungan lingkungan.

"Yakinlah tidak saja negara maju, kita juga bisa lakukan itu," katanya.

Mencegah Terjadinya Bencana Alam

Risma mengatakan, beberapa upaya yang bisa dilakukan antara lain dengan menanami lahan-lahan tandus dan daerah pantai dengan pohon dan berbagai bunga yang bahkan bisa memberikan nilai ekonomis. Kemudian pembuatan embung-embung dan waduk juga bisa mengurangi pemanasan global yang menyebabkan terjadinya bencana alam. Risma menekankan, bencana longsor dan banjir bisa diminimalisir jika kearifan lokal berupa lingkungan sekitar ini bisa dijaga oleh pemerintah dan masyarakat setempat. "Saya sudah buktikan dua periode memimpin Kota Surabaya di mana 52 persen yang dulunya wilayah banjir, alhamdulillah berkat kerjasama dengan kearifan lokal dua terakhir daerah itu berubah tidak lagi mengalami banjir," katanya.

Rekomendasi