Mutasi virus Corona dari India dan Afrika Selatan disebut sudah masuk ke Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers dari Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (3/5).
"Sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu mutasi dari India, ada dua insiden yang sudah kita lihat. Dua-duanya di Jakarta," kata Menkes Budi, dilansir dari Liputan6.com.
Sementara untuk kasus mutasi virus Corona dari Afrika Selatan, saat ini pasiennya berada di Bali.
"Dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu yang ada di Bali," lanjutnya.
Terkait hal ini, berikut tanggapan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumatra Utara (Sumut).
Advertisement
Belum Masuk ke Sumut
Melansir dari ANTARA, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah menyatakan, saat ini mutasi virus Covid-19 B 1617 yang berasal dari India belum terdeteksi di daerah ini.
"Sampai sejauh ini belum ada kita deteksi," katanya.
Menurut Aris, sulit untuk mengontrol masuknya virus Covid-19 B 1617 ini. Mengingat Sumatra merupakan pintu gerbang jalur laut untuk perjalanan ke luar atau pun masuk di Selat Malaka.
Advertisement
Tak Ada Penanganan Khusus
Disinggung soal penanganan, Aris mengatakan bahwa tak ada penanganan khusus untuk mengantisipasi masuknya virus tersebut. Penanganannya sama dengan Covid-19 pada umumnya. "Penanganan khusus tidak ada, masih normal untuk penanganan Covid-19," jelasnya.Sementara itu, Aris mengimbau masyarakat untuk waspada dengan tetap menjalankan protokol kesehatan ketat, yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi.