Niat Mandi Wajib Mani Beserta Latin dan Artinya

Berikut niat mandi wajib mani beserta latin, arti dan tata caranya yang bisa dipraktikkan dengan mudah:

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Niat Mandi Wajib Mani Beserta Latin dan Artinya
Ilustrasi mandi. © mensxp.com

Niat mandi wajib mani dilakukan ketika seseorang ingin menyucikan diri setelah berhubungan seksual. Mani, cairan putih, air mani, atau peju adalah cairan yang membawa sel-sel sperma yang dikeluarkan oleh organ seksual jantan. Keluarnya mani membuat seseorang harus melakukan mandi junub setelahnya.

Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: “Tentang mani, wadi, dan madzi. Adapun mengenai mani, maka diwajibkan mandi karenanya. Sedangkan mengenai madzi dan wadi, maka cukup dengan membersihkannya secara sempurna” (HR. Al-Atsram dan Baihaqi).

Baca juga: Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid ataupun Nifas

Berikut niat mandi wajib mani beserta latin, arti dan tata caranya yang bisa dipraktikkan dengan mudah:

Syarat-syarat Mandi Wajib atau Mandi Junub

1. Niat (dalam hati)

2. Beragama Islam

3. Berakal sehat

4. Air yang dipakai suci dan mubah

5. Tidak ada hal-hal yang menghalangi sampainya air ke kulit

6. Telah berhentinya hal-hal yang mewajibkan mandi.

Tata Cara Mandi Wajib Mani

Tata cara mandi junub atau mandi wajib dilakukan berdasarkan hadis shahih yang diriwayatkan Maimunah ra. Dari Maimunah berkata,

“Aku biasa meletakkan air buat Nabi SAW untuk mandi janabah. Beliau memulainya dengan mencuci kedua tangannya dua kali atau tiga kali, lalu menuangkan (airnya) dengan tangan kanannya ke tangan kirinya, lalu mencuci farjinya pada bagian yang kotor, lalu menngusapkan tangannya (yang kiri) ke tanah dua kali atau tiga kali, lalu mencucinya. Lalu berkumur-kumur sambil menghisap air ke hidung (lalu disemburkannya), lalu mencuci muka dan kedua tangannya (berwudlu), lalu mencuci kepalanya tiga kali, lau menuangkan (air) ke (seluruh) tubuhnya, setelah selesai pindah dari tempatnya (semula), lalu mencuci kedua kakinya.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi, An-Nasa’I, Ibnu Majah, dan Ahmad) dalam Himpunan Putusan Majelis Tarjih Muhammadiyah.

Langkah Niat Mandi Wajib atau Junub 

Pada dasarnya tata cara mandi wajib mani untuk perempuan yang baru selesai haid, nifas, atau lelaki yang baru bersyahwat sama saja. Pembeda di sini adalah niat yang dibaca sebelum bersuci. Berikut ini tata cara mandi wajib lengkap sesuai urutannya:

  1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
  3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
  5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
  7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
  8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Tata Cara Mandi Wajib Bagi Pria

Ada hadis dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib mani untuk pria. Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini. Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."(HR. Muslim)

Jika hadis di atas dirunutkan, seperti inilah urutannya:

  1. Basuh kedua tangan
  2. Tuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian basuh kemaluan.
  3. Berwudhu seperti tata cara wudhu untuk salat.
  4. Siram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
  5. Basuh kepala sebanyak tiga kali.
  6. Basuh seluruh tubuh.
  7. Basuh kedua kaki.

Niat Mandi Wajib Mani

Berikut ini niat yang harus dibaca sebelum memulai rangkaian tata cara mandi wajib setelah syahwat.

"bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Rekomendasi