Kembalikan Geliat Ekonomi Danau Toba di Kala Pandemi, Ini Langkah Menparekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan Program Kartu Prakerja bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Danau Toba.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kembalikan Geliat Ekonomi Danau Toba di Kala Pandemi, Ini Langkah Menparekraf
danau toba. shutterstock

Pemerintah terus melakukan upaya untuk mengembalikan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Salah satu daerah yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba.

Kali ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, meluncurkan Program Kartu Prakerja bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Danau Toba ini.

Program ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat di Danau Toba untuk memulihkan perekonomian khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno saat acara peluncuran Program Kartu Prakerja pada Jumat (26/3).

“Kami sangat mengapresiasi, ini adalah program yang diluncurkan di 5 DSP, dan kita kick off di Danau Toba untuk membangkitkan harapan dan semangat, memupuk motivasi agar masa depan kita di tengah pandemi ini kembali cerah, sekaligus untuk membangkitkan dan memulihkan sektor parekraf,” katanya.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Beri Pelatihan dan Insentif

Sandiaga menjelaskan, program ini akan memberikan pelatihan dan intensif bagi para pelaku ekonomi di sektor parekraf.

Tak hanya itu, nantinya program ini diharapkan bisa membuka peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap, mencari kerja atau meningkatkan kompetensi, juga membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Program Kartu Prakerja

Sementara itu, Direktur Eksekutif PMO Program Kartu Prakerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Denni Puspa Purbasari menjelaskan, ada 1.000 jenis pelatihan di ekosistem Program Kartu Prakerja.Program ini bertujuan untuk meningkatkan Pelatihan Skiling, Reskilling, dan Upskilling bagi para pelaku ekonomi.“Misi kami selain memberikan keterampilan, juga menjadi sekoci untuk mendukung daya beli masyarakat. Program Prakerja bukan program bansos murni, untuk itu diharapkan masyarakat bisa mengambil manfaat untuk meningkatkan Pelatihan Skiling, Reskilling, dan Upskilling,” ujarnya.

Harapan Menparekraf

Lebih lanjut, Sandiaga berharap program ini bisa menyentuh desa-desa di sekitar Danau Toba, karena masyarakat pedesaan tak luput dari dampak pandemi. Program ini juga dinilai sebagai peluang untuk meningkatkan infrastruktur jaringan di pedesaan.

Rekomendasi