Penyebab Ambeien Pada Anak dan Cara Mengobatinya
Merdeka.com - Wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di rektum atau anus yang membuat tidak nyaman seseorang. Kebanyakan orang yang mengidap ambeien mengalami banyak ketidaknyamanan di daerah tersebut, yang juga terkadang terasa sakit dan berdarah.
Ambeien dapat muncul sebagai benjolan keras di sekitar anus, dan terkadang perlu diangkat melalui pembedahan. Siapapun bisa terkena wasir, anak-anak tak terkecuali. Oleh sebab itu penting bagi orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya jika mereka merasa kesulitan atau sakit saat membuat air besar.
Meski demikian penyebab ambeien pada anak bisa berbeda-beda. Berikut merdeka.com merangkum penyebab ambeien pada anak dan cara mengobatinya melansir dari parenting.firstcry:
Gejala Ambeien pada Anak
Jika anak Anda menderita ambeien, ia mungkin mengalami hal berikut. Ini adalah beberapa gejala umum dari ambeien:
Penyebab Ambeien pada Anak
Beberapa penyebab umum ambeien pada anak yakni sebagai berikut:
- Duduk di permukaan yang keras untuk waktu yang lama dapat menyebabkan wasir pada anak-anak.
- Jika seorang anak secara teratur duduk di kursi toilet untuk waktu yang lama atau lebih dari 10 menit, ia berisiko lebih tinggi terkena ambeien.
- Jika seorang anak menghabiskan banyak waktu untuk mencoba buang air besar dan berusaha keras, ini dapat memberi tekanan pada area anusnya, yang dapat memperburuk wasir.
- Jika seorang anak tidak makan makanan sehat, jika pola makannya kurang buah berserat, dan jika dia tidak terhidrasi, dia mungkin mengalami sembelit, yang dapat meningkatkan peluangnya terkena ambeien.
- Jika anak sering mengamuk dan sering menangis, ia mungkin akan mengalami ambeien. Jika dia menangis terus-menerus dan stres, darah akan mengalir deras ke daerah panggulnya dan meningkatkan tekanan di perutnya. Darah ini bisa tertahan di area rektum, yang kemudian bisa menyebabkan ambeien.
- Jika orang tua anak memiliki riwayat wasir, ada kemungkinan anak mengalami hal yang sama karena faktor keturunan. Wasir bawaan seperti itu kadang-kadang diamati tepat pada minggu pertama kelahiran itu sendiri. Nodul tumpukan ini menonjol saat buang air besar atau menangis, yang menyebabkan lebih banyak ketidaknyamanan.
- Pembentukan tumor di usus besar dapat menyebabkan stagnasi darah yang dapat menyebabkan wasir pada anak-anak.
- Usus besar yang terinfeksi lebih lanjut dapat memperburuk daerah dubur, yang mengarah ke pembentukan wasir.
- Jika seorang anak jarang bermain dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk-duduk, ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya ambeien.
Obat Ambeien pada Anak
Untuk mengobati ambeien pada anak, beberapa pengobatan berikut yang dapat dicoba:
- Mandi air hangat dua atau tiga kali sehari dapat memberikan kelegaan dan menenangkan area anus. Namun, saat mandi, anak-anak harus menghindari penggunaan sabun batangan, dan bersihkan area tersebut setelah mandi.
- Jika daerah anus meradang dan ada sensasi gatal, kompres es atau kompres dingin harus digunakan untuk mendapatkan bantuan cepat.
- Membersihkan area anus dengan air dapat memberikan kelegaan. Jika anak menggunakan tisu toilet, mintalah dia untuk menggunakan tisu basah, karena tisu toilet kering dapat mengiritasi anusnya.
- Jika terlalu menyakitkan untuk anak Anda, beri dia beberapa obat penghilang rasa sakit seperti asetaminofen. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit serta rasa sakit di daerah itu.
- Anda juga bisa menggunakan krim wasir yang tersedia di pasaran untuk anak Anda. Namun, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat atau krim yang dijual bebas untuk anak.
- Jika anak mengalami sembelit atau jika ia menghabiskan banyak waktu di toilet untuk mencoba buang air besar, yang terbaik adalah mengatasi masalah utamanya terlebih dahulu, yaitu sembelit. Ubah pola makannya dengan memasukkan buah-buahan, sayuran, dan hidangan berbahan dasar biji-bijian di dalamnya. Hindari memberinya makanan manis dan makanan yang dibuat dengan tepung halus, karena makanan ini sulit dicerna. Sertakan makanan berserat dalam dietnya.
- Pastikan anak tetap terhidrasi. Buat dia minum cukup air sepanjang hari. Minum air akan membuatnya tetap terhidrasi dan sistem pencernaannya akan tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Dia harus minum setidaknya 8-10 gelas air setiap hari.
- Ajak anak bergerak. Biarkan dia berolahraga, pergi jogging bersama Anda, atau sekadar berjalan-jalan setiap hari. Aktivitas fisik adalah suatu keharusan, jadi pastikan dia menjalani gaya hidup aktif.
- Jika anak Anda menahan buang air besar, ini mungkin menjadi kebiasaan. Pastikan anak pergi ke kamar mandi begitu dia merasa perlu untuk buang air besar. Menahan hanya karena dia sedang menonton kartun favoritnya atau merasa ingin pergi nanti hanya akan meningkatkan tekanan di area anus dan semakin mengiritasi wasir.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya