Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyakit yang Menyerang Tumbuhan, Berikut Penjelasannya

Memiliki kebun sendiri merupakan hal yang menyenangkan dan menguntungkan terutama untuk kemandirian pangan, udara segar, serta relaksasi.

Namun memiliki tanaman beraneka ragam di rumah membutuhkan perawatan yang intens, seperti yang paling dasar tidak lupa menyiramnya setiap hari.

Bagi pemula, perlu mempelajari macam hama dan penyakit tanaman apa saja yang bisa menyerang. Pasalnya, serangan hama dan penyakit bisa menggagalkan panen kebun.

Hama adalah hewan yang merusak tanaman atau hasil tanaman karena aktivitas hidupnya, khususnya aktivitas untuk mendapatkan makanan dan bertempat tinggal.

Penyakit tanaman adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikro organisme. Mikro organisme tersebut dapat berupa virus, bakteri, jamur, protozoa, dan cacing nematoda.

Penyakit yang Menyerang Tumbuhan

Penyakit juga menjadi satu di antara penyebabnya kerugian pekebun dan petani.

Mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit dapat berupa virus, jamur, protozoa, bakteri, dan lain-lain.

Jenis penyakit pada tanaman, antara lain:


1. Penyakit rebah kecambah

Pembusukan pada leher akar tanaman yang baru tumbuh (sedang berkecambah), disebabkan oleh serangan jamur Phytium sp. dan Rhizoctonia solani.

Akibatnya leher akar mengecil sehingga tak mampu lagi menopang batang tanaman. Batang menjadi busuk dan kering sehingga keadaan tanaman akan rebah.

2. Penyakit Mosaik pada Tembakau

Penyakit Mosaik pada tembakau disebabkan adanya virus TMV (Tobacco Mosaic Virus). Virus tersebut menyerang permukaan bagian atas dari daun tembakau.

Daun tanaman tembakau menjadi berkerut dan memiliki bercak-bercak kuning.

 Akibatnya, daun menjadi tidak bermutu, tidak laku dijual, dan petani mengalami kerugian

3. Penyakit Mosaik pada jagung

Penyakit mosaik pada jagung disebabkan sejenis jamur, yaitu Ustilago maydis.

Sementara pada tanaman gandum, disebabkan oleh Ustilago avenae, dan pada tanaman tebu disebabkan oleh Ustilago scitaminea.


4. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

Penyakit CVPD disebabkan oleh virus yang merusak pembuluh tapis (floem) tanaman jeruk.

 Daun jeruk menjadi lebih kecil dan berwarna kuning serta pertumbuhan kuncupnya lambat.

Pada stadium lanjut, daun jeruk akan gugur sehingga menjadi tidak produktif lagi dan mati.

5. Penyakit Embun Tepung

Penyakit embung tepung menyerang biji yang sedang tumbuh sehingga biji yang belum mempunyai daun pertama menjadi keropos dan akhirnya mati.

Hal itu disebabkan oleh jamur Peronospora parasitica. Akibatnya tanaman menjadi kerdil dan daunnya terdapat bercak-bercak hitam.

6. Penyakit pada Tanaman Kentang

Penyakit pada tanaman kentang biasanya disebabkan oleh jamur, yaitu Phytophtora infestan.

7. Penyakit pada Tanaman Padi

Penyakit pada tanaman padi disebabkan oleh sejenis jamur, yaitu Pyricularia oryzae. Jamur ini menyerang ruas-ruas batang dan butir padi.

Akibatnya, ruas-ruas batang menjadi mudah patah dan akhirnya tanaman padi mati.

8. Penyakit Tanaman Jeruk

Penyakit pada tanaman jeruk disebabkan oleh bakteri, yaitu Bactery Like Organism, yang menyerang pembuluh tapis (floem) pada batang jeruk.

Gejalanya berupa kuncup-kuncup daun yang menjadi kecil, lalu akhirnya berwarna kuning dan diikuti dengan buah yang juga menjadi berwarna kuning.

merdeka.com

Jenis-jenis Hama Tanaman

Jenis-jenis Hama Tanaman

Berikut beberapa penyakit tanaman atau hama yang sering merusak tumbuhan, antara lain:

Ulat Grayak (Helicoverpa armigera)

Ulat grayak adalah serangga hama yang menyerang berbagai jenis tanaman, termasuk jagung, kapas, dan tomat.

Ulat ini dapat merusak tanaman dengan menggerek daun, bunga, dan buah.

Selain itu, ulat grayak juga dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut dengan menginfeksi tanaman dengan bakteri patogen yang dihasilkannya.

Kutu Putih (Bemisia tabaci)

Kutu putih adalah serangga hama yang umumnya menyerang tanaman sayuran dan buah-buahan.

Mereka menghisap cairan tumbuhan dan dapat menyebabkan daun menguning, kerusakan pertumbuhan, dan penurunan hasil panen.

Kutu putih juga dapat menjadi vektor penyakit virus tanaman karena mereka dapat membawa dan mentransmisikan virus dari satu tanaman ke tanaman lainnya.

Kutu Daun (Aphids)

Kutu daun adalah serangga hama yang sering menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan tumbuhan melalui bagian mulutnya yang disebut stilus.

Mereka biasanya ditemukan di bagian muda tanaman, seperti pucuk dan daun muda. Kutu daun dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman dengan melemahkan pertumbuhannya, menyebabkan kerusakan pada daun, dan menyebabkan penyebaran virus tanaman karena beberapa spesies dapat menjadi vektor penyakit.

Jamur Penyakit (Fungi)

Jamur penyakit merupakan kelompok hama tanaman yang mencakup berbagai jenis patogen, seperti mildew, karat, dan antraknosa.

Mereka menyerang tanaman dengan menginfeksi jaringan tanaman dan merusak struktur sel.

Misalnya, jamur yang menyebabkan penyakit mildew dapat menyebabkan lapisan putih atau abu-abu pada permukaan daun, menghambat fotosintesis dan pertumbuhan tanaman.

Tungau Merah (Tetranychus urticae)

Tungau merah adalah hama mikroskopis yang menyerang berbagai jenis tanaman, termasuk tomat, stroberi, dan tanaman hias.

Tungau ini menghisap cairan sel tanaman, menyebabkan daun berubah warna menjadi kuning dan kemudian merah.

Serangan tungau merah dapat menyebabkan kerusakan serius pada tanaman dan mengurangi produktivitasnya.

merdeka.com

Cara Mengatasi Tanaman dari Hama

Cara Mengatasi Tanaman dari Hama

Berikut adalah beberapa cara umum untuk mengatasi tanaman dari hama:

1. Pengendalian Biologis

Memanfaatkan musuh alami hama, seperti predator atau parasitoid, untuk mengontrol populasi hama tanaman. Contohnya, memperkenalkan predator seperti ladybug atau parasitoid seperti wasp pemangsa telur untuk mengendalikan kutu daun.

2. Pengendalian Kimia (Pestisida)

Menggunakan pestisida untuk membunuh atau mengontrol populasi hama. Penggunaan pestisida sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan mematuhi petunjuk penggunaan yang diberikan, agar tidak merusak lingkungan dan organisme non-target.

3. Pengendalian Mekanis

Menggunakan metode mekanis, seperti memotong atau membersihkan bagian tanaman yang terinfeksi atau terinfestasi, atau menggunakan perangkap untuk menangkap hama tertentu.

4. Pemilihan Varietas Tahan Hama

Memilih varietas tanaman yang tahan terhadap hama tertentu dapat membantu mengurangi risiko serangan hama dan kerugian hasil panen.

Jenis Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran, Radang Tenggorokan Paling Banyak Terjadi

Jenis Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran, Radang Tenggorokan Paling Banyak Terjadi

Meskipun memikat untuk dinikmati, menu-menu lebaran sebaiknya dinikmati dengan porsi yang terkendali demi mencegah timbulnya sejumlah masalah kesehatan.

Baca Selengkapnya
Penyebab Memar tanpa Sebab dan Pencegahannya, Perlu Tahu

Penyebab Memar tanpa Sebab dan Pencegahannya, Perlu Tahu

Memar tanpa sebab tidak muncul begitu saja. Memar tersebut menjadi tanda bahwa adanya masalah kesehatan pada tubuh Anda.

Baca Selengkapnya
Penyebab Mata Merah Sebelah yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

Penyebab Mata Merah Sebelah yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

Mata merah terjadi saat pembuluh di mata membengkak atau teriritasi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
4 Penyebab Sakit Perut saat Bangun Tidur Pagi Hari yang Tak Nyaman dan Mengganggu

4 Penyebab Sakit Perut saat Bangun Tidur Pagi Hari yang Tak Nyaman dan Mengganggu

Munculnya sakit perut di pagi hari saat bangun tidur bisa sangat mengganggu dan tak nyaman.

Baca Selengkapnya
5 Jenis Tanaman Peneduh Rumah, Bikin Suasana Sejuk dan Nyaman

5 Jenis Tanaman Peneduh Rumah, Bikin Suasana Sejuk dan Nyaman

Tanaman peneduh rumah adalah pohon yang ditanam di sekitar rumah untuk membuat teduh dan memberikan kenyamanan.

Baca Selengkapnya
Penyakit Penyebab Kesemutan yang Perlu Diwaspadai, Jangan Diabaikan

Penyakit Penyebab Kesemutan yang Perlu Diwaspadai, Jangan Diabaikan

Kesemutan bisa menjadi sensasi yang mengganggu, namun sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa terjadi sebagai bagian dari gejala penyakit serius

Baca Selengkapnya
Penyakit yang Sebabkan Keringat Dingin, Bukan cuma Masuk Angin

Penyakit yang Sebabkan Keringat Dingin, Bukan cuma Masuk Angin

Keringat dingin bukan seperti keringat biasanya yang muncul saat olahraga atau cuaca panas. Keringat ini muncul ketika tubuh mengalami kondisi tertentu.

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

Penyebab Anak Terlambat Bicara, Kenali Ciri-Cirinya

Keterlambatan bicara pada anak dapat dapat menjadi sumber kekhawatiran bagi orang tua.

Baca Selengkapnya
10 Penyakit Kulit yang Mengintai Kucing Kesayanganmu, Waspada!

10 Penyakit Kulit yang Mengintai Kucing Kesayanganmu, Waspada!

Seperti manusia, kucing juga rentan terhadap berbagai jenis penyakit kulit yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatannya.

Baca Selengkapnya