Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Distributor adalah Pihak Penyalur Barang, Ketahui Penjelasan Lengkapnya

Distributor adalah Pihak Penyalur Barang, Ketahui Penjelasan Lengkapnya . ©2022 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Distributor adalah pihak penyalur barang. Sebuah aktivitas penjualan, pasti membutuhkan distributor. Distributor memainkan peran penting.

Distributor adalah pihak yang memberikan barang kepada penjual untuk dijual kembali kepada pembeli. Kendati familiar, akan tetapi masih banyak orang yang belum mengerti distributor.

Penjelasan tentang distributor ini penting untuk diketahui. Orang yang ingin membangun usaha pasti membutuhkan distributor untuk mendistribusi barang untuk dijual kepada pembeli. Oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui penjelasan tentang distributor.

Maka dari itu, berikut ini Merdeka.com merangkum penjelasan tentang distributor yang memuat tentang pengertian distributor, kegiatan di dalam distribusi, dan perbedaan distributor dengan supplier agen, dan reseller.

Distributor adalah Pihak Penyalur Barang

005 muhammad farih fanani

©2022 Merdeka.com/pixabay

Distributor adalah pihak yang melakukan aktivitas menyampaikan barang dan jasa milik produsen. Distributor berkewajiban untuk mengirimkan barang kepada konsumen dan memastikan barang telah diterima oleh konsumen. Konsumen yang memesan barang kepada distributor bisa berupa perorangan atau perusahaan atau badan usaha.

Dalam pengertian lain, distributor adalah entitas perantara antara produsen produk dan entitas lain dalam saluran distribusi atau rantai pasokan. Dengan adanya distributor maka kegiatan pemasaran produk akan lebih mudah dalam menjangkau masyarakat luas.

Distributor adalah pihak yang melakukan kontak langsung dengan produsen untuk calon pembeli produk . Akan tetapi biasanya produsen tidak akan menjual barang langsung kepada konsumen biasa karena barang yang dijual biasanya dalam jumlah yang sangat besar.

Distributor mendapatkan keuntungan yaitu harga khusus yang diperoleh dari produsen karena ia membeli dengan jumlah yang besar. Hal ini sangat maklum terjadi. Semakin barang yang dibeli maka semakin besar pula potongan yang didapatkan oleh distributor. Dari sinilah pihak distributor mendapatkan keuntungan.

Fungsi Distributor

001 muhammad farih fanani

©2022 Merdeka.com/pixabay

Fungsi utama distributor adalah untuk menjadi penghubung antara produsen dan konsumen. Namun, ada beberapa fungsi produsen sebagai berikut:

1. Membantu Mendistribusikan Barang

Bagi produsen, distributor berfungsi untuk membantu mendistribusikan barang dan jasa yang dihasilkan produsen kepada pelanggan. Pelanggan itu bisa berupa pengecer atau konsumen. Hal ini bisa memudahkan produsen untuk hanya fokus pada produksi barang dan menyerahkan distribusi barang kepada distributor.

2. Mendapatkan Pelanggan yang Sesuai

Fungsi kedua distributor adalah mendapatkan pelanggan yang sesuai dengan wilayahnya. Hal itu akan memudahkan konsumen untuk melakukan transaksi karena tidak terpotong oleh jarak dan ongkos kirim. Selain itu, distributor juga bisa melayani konsumen dengan baik sesuai dengan kebutuhan konsumen.

3. Mengawasi Kestabilan Harga

Selanjutnya, distributor juga berfungsi untuk mengawasi kestabilan harga. Dengan adanya distributor yang bisa mendistribusikan barang ke berbagai wilayah akan membuat harga menjadi stabil. Barang yang tidak didistribusikan dengan baik akan mengalami kerusakan dan wilayah yang tidak terdistribusi barang dengan baik akan mengalami kelangkaan dan berujung pada kenaikan harga.

4. Memudahkan Konsumen

Fungsi distributor selanjutnya adalah memudahkan konsumen untuk mendapatkan atau membeli barang yang dibutuhkan. Produsen biasanya akan kesulitan mendistribusikan barang, peran itu diambil oleh distributor dan itu akan memudahkan konsumen untuk membeli barang tanpa harus datang kepada produsen.

Kegiatan di dalam Distribusi

005 muhammad farih fanani

©2022 Merdeka.com/pixabay

Setelah mengetahui pengertian dan fungsi distributor, maka berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan di dalam sebuah distribusi. Distribusi melibatkan aktivitas sebagai berikut:

1. Membeli barang dan jasa dari produsen atau pedagang yang lebih besar.

2. Mengklasifikasikan barang atau memilahnya sesuai dengan jenis, ukuran, dan kualitasnya.

3. Memperhatikan barang atau jasa yang dijual kepada konsumen, seperti bisa dengan reklame atau iklan.

4. Sistem transportasi yang membawa barang ke berbagai wilayah yang berbeda.

5. Sistem pelacakan yang baik sehingga barang sampai pada waktu dan jumlah yang tepat.

6. Pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan barang.

7. Melacak tempat-tempat yang menjadi potensi untuk mendapatkan konsumen yang potensial.

8. Sistem pengembalian dari pasar.

Perbedaan Distributor, Supplier, dan Agen

1. Supplier

Supplier memiliki peran yang hampir sama dengan distributor. Supplier biasanya menjual barang dan jasa yang digunakan untuk kegiatan usaha. Supplier berperan menjual dan menyalurkan barang kepada sebuah pabrik atau perusahaan. Barang yang disuplai oleh supplier biasanya mendistribusi barang yang masih mentah untuk diolah menjadi barang yang lebih sempurna untuk dijual.

Misalnya supplier kelapa sawit akan mengirimkan bahan bakunya ke pabrik yang mengolah kelapa sawit menjadi minyak sawit yang siap untuk didistribusikan oleh distributor.

2. Agen

Perbedaan distributor dengan agen adalah, agen merupakan pihak yang menjual produk dari distributor kepada retail atau konsumen secara langsung. Agen menjadi perantara antara distributor kepada retailer. Agen tidak memproduksi atau mengambil barang dari produsen. Misalnya distributor sandal akan menjual sandal kepada agen. Agen kemudian menjual sandal tersebut kepada retail, penjual sandal atau ke pembeli sandal secara langsung.

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP