9 Fungsi Hutan Lindung bagi Kelangsungan Makhluk Hidup, Wajib Dijaga
Merdeka.com - Hutan adalah gudang karbon yang kuat. Perlindungan mencegah emisi dari deforestasi, melindungi karbon yang tersimpan, dan memungkinkan penyerapan karbon yang berkelanjutan.
Hutan lindung adalah hutan yang difungsikan sebagai penjaga keteraturan air dalam tanah (fungsi hedrolisis), menjaga tanah agar tidak terjadi erosi serta untuk mengatur iklim (fungsi klimatologis), serta sebagai penanggulang pencemaran udara seperti CO2 (Karbon dioksida) dan CO (karbon monoksida).
Pengelolaan hutan lindung diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2008. Adapun fungsi hutan lindung yang dirangkum merdeka.com di bawah ini:
1. Merupakan surga keanekaragaman hayati

©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
Hutan lebih dari sekadar sekumpulan pohon. Dari orangutan yang berayun di puncak pohon hingga semut yang berbaris di sepanjang lantai hutan, ekosistem kompleks ini penuh dengan kehidupan.
Bahkan, diperkirakan bahwa hutan adalah rumah bagi 80% spesies tumbuhan dan hewan di dunia. Kehidupan organisme ini semuanya saling berhubungan. Bahkan daun-daun mati yang berserakan di lantai hutan memiliki peran ekologis yang penting dalam mengisi kembali nutrisi tanah yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.
Di bawah tanah, pohon menggunakan jaringan jamur untuk berbagi nutrisi satu sama lain. Karena kehidupan di hutan sangat bergantung satu sama lain, keseimbangan seluruh ekosistem hilang ketika satu bagian hilang. Itulah salah satu fungsi hutan lindung harus terus dilestarikan.
Hutan lindung di suatu daerah menyimpan keanekaragaman hayati dan keunikannya dari waktu ke waktu.
2. Melawan perubahan iklim
Fungsi hutan lindung adalah penyerap karbon alami. Bagaimana kita berinteraksi dan melestarikan hutan, dapat memperlambat atau memperburuk krisis iklim. Saat pohon dan tanaman lain tumbuh, itu menyerap karbon dioksida dan menyimpannya di batang, akar, cabang, dan tanah mereka.
Setiap tahun, hutan dunia menyerap 16 miliar metrik ton CO2, lebih dari 40% emisi bahan bakar fosil global. Namun, jika hutan dihancurkan maka kondisi tersebut sebenarnya dapat memperburuk perubahan iklim dengan melepaskan lebih banyak karbon daripada yang mereka serap.
3. Membersihkan udara bersih
Setiap tahun, lebih dari empat juta orang meninggal akibat polusi udara di luar ruangan. Fungsi hutan lindung membantu menjaga kesehatan manusia dengan memurnikan udara yang kita hirup. Selain menyerap karbon dioksida, pohon menghilangkan polutan berbahaya lainnya dari udara dan memompa oksigen.
4. Membantu menghasilkan curah hujan
Fungsi hutan lindung mempengaruhi siklus air melalui proses yang disebut transpirasi. Pohon menyerap air melalui akarnya yang kemudian dilepaskan sebagai uap air dari daunnya. Uap air ini terakumulasi menjadi awan hingga jatuh lagi sebagai hujan, salju, atau hujan es.
Meskipun penguapan dari badan air menyumbang sebagian besar kelembaban di atmosfer, transpirasi dari tanaman masih signifikan. Misalnya, pohon ek besar dapat menghasilkan 40.000 galon (151.000 liter) per tahun.
5. Memurnikan air
Hutan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan sungai, sungai, danau, dan lautan kita. Pohon dan vegetasi lainnya meningkatkan kualitas air dengan mengurangi erosi tanah, mengurangi limpasan air hujan, dan menyaring sedimen dan polutan kimia.
6. Memegang nilai spiritual dan budaya
Hutan dan sumber dayanya memiliki arti penting dalam banyak budaya dan agama. Sementara beberapa petak hutan dianggap sebagai tempat suci, yang lain mungkin berfungsi sebagai tempat untuk acara atau upacara budaya.
Pohon, tumbuhan, dan hewan tertentu memiliki makna simbolis dalam budaya tertentu dan sering direpresentasikan dalam seni, cerita rakyat, dan praktik tradisional.
7. Melindungi dari bencana alam

©Yonhap via REUTERS
Fungsi hutan lindung juga membuat kita tetap aman dengan mempertahankan diri dari bahaya alam. Pohon dan tanaman lain membantu mencegah tanah longsor dengan menahan tanah di tempatnya dan mengurangi kekuatan hujan di tanah.
Demikian pula, hutan bakau menstabilkan garis pantai dan mengurangi kekuatan ombak. Dengan demikian, mereka bertindak sebagai penyangga alami, melindungi masyarakat pesisir dari efek merusak badai dan tsunami.
8. Hutan membantu makhluk hidup bernapas
Fungsi hutan lindung yaitu membantu kita bernapas. Hutan memompa keluar oksigen yang kita butuhkan untuk hidup dan menyerap karbon dioksida yang kita embuskan (atau keluarkan).
Sebatang pohon dewasa dan berdaun diperkirakan menghasilkan pasokan oksigen sehari untuk dua hingga 10 orang. Fitoplankton di lautan lebih produktif, menyediakan setengah dari oksigen bumi, tetapi hutan masih menjadi sumber utama kualitas udara.
9. Hutan membersihkan tanah yang kotor
Selain menahan tanah pada tempatnya, hutan juga dapat menggunakan fitoremediasi untuk membersihkan polutan tertentu. Pohon dapat mengeluarkan racun atau menurunkannya menjadi kurang berbahaya. Ini adalah keterampilan yang berguna, membiarkan pohon menyerap luapan limbah, tumpahan di pinggir jalan, atau limpasan yang terkontaminasi.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya