5 Fakta Sinetron 'Dari Jendela SMP' yang Jadi Sorotan Warganet
Merdeka.com - Baru-baru ini salah satu sinetron menjadi perbincangan publik. Sinetron ini merupakan karya terbaru dari SCTV. Judul sinetron terbaru SCTV kali ini adalah 'Dari Jendela SMP'.
Sinetron ini mulai tayang pada Senin (29/6) lalu. Sinetron garapan rumah produksi Sinemart Production ini tayang setiap pukul 18.25 WIB.
Baru awal tayang sinetron ini telah menarik banyak perhatian. Beberapa warga net beradu argumen tentang alur ceritanya. Sinetron ini merupakan adaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. Tentunya penggemar novelnya pun sudah memahami garis besar alur ceritanya.
Sinetron 'Dari Jendela SMP' menceritakan tentang kehidupan keluarga dan cerita cinta anak remaja. Pemain sinetron ini juga merupakan artis-artis muda. Beberapa di antaranya pernah menjadi artis cilik. Berikut fakta sinetron 'Dari Jendela SMP':
Adaptasi Novel 37 Tahun Lalu
Sinetron ini diadaptasi dari nobel karya Mira Widjaja (Wong) dengan judul yang sama. Novel ini dirilis pada 37 tahun yang lalu.
Pada saat itu novel ini menjadi salah satu karya terlaris. Mira memang dikenal dengan karya-karyanya yang selalu menarik perhatian. Berbeda dari novelnya, sinetron ini lebih dikemas secara milenial.

©2020 Merdeka./goodreads.com
Cerita Tentang Kehidupan Remaja SMP
Dilansir dari Liputan6, sinetron 'Dari Jendela SMP' menceritakan karakter bernama Joko, yang merupakan anak dari Asisten Rumah Tangga pemilih Yayasan Sekolah Nusa Bangsa.
Dikarenakan latar belakangnya Joko tak jarang terkena ejekan temannya. Untungnya dia masih memiliki teman baik.
Selain itu, Joko juga terkesan cuek dengan lawan jenisnya. Hingga dirinya bertemu Wulan teman satu kelasnya. Kehidupan remaja keduanya mulai berubah setelah pertemuan itu.

©2020 Merdeka./Sinemart
Diperankan Artis Muda
Sinetron ini memberikan nuansa baru di pertelevisian Indonesia. Sinetron yang mengangkat cerita SMP ini diperankan oleh segenap artis muda berbakat.
Pemeran utama sinetron ini yaitu Rey Bong dan Sandrinna Michelle, keduanya pernah membintangi sinetron dan film. Selain itu juga diramaikan oleh Emiliano Cortizo dan Keisha Alvaro.

©2020 Merdeka./Sinemart
Sorotan KPI
Sinetron ini juga menjadi sorotan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Hal ini dikarenakan sinetron ini adaptasi dari novel. Novel tersebut menceritakan tentang sepasang anak remaja yang mengalami kehamilan di sekolah.
KPI pun mengingatkan untuk berhati-berhati mengadaptasi novel ke sebuah sinetron. KPI dan perwakilan SCTV pun sudah bertemu dan membahas permasalahan ini. Dilansir dari laman KPI, pihak KPI akan terus mengawasi tayangan sinetron ini.
“Bagaimana pun juga, KPI hanya bertindak setelah tayangan tersebut disiarkan di televisi,” ujarnya.
Santi memastikan, KPI tetap menjalankan prosedur pengawasan dan penindakan.
"Jika setelah tayang ditemui adanya materi yang melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS)," ucap Mimah Susanti selaku Koordinator bidang pengawasan Isi Siaran KPI.

©2020 Merdeka./KPI
Pentingnya Pendidikan Seksual untuk Remaja
Perwakilan SCTV pun menjelaskan terkait alur cerita sinetron ini. Walaupun diadaptasi dari novel tetapi masih ada perubahan yang disesuaikan.
Hal ini diungkapkan oleh David Suwarto selaku Deputi Direktur Program SCTV. Ia juga mengatakan tidak ada adegan kehamilan di usia sekolah seperti yang dibicarakan warga net. Selain itu, sinetron ini dapat memberikan peringatan kepada orang tua tentang pentingnya pendidikan seksual untuk remaja.
“Meskipun adaptasi dari novel, namun tetap ada perbedaan jalan cerita,” ujar David.
Dirinya juga memastikan tidak ada cerita kehamilan di usia sekolah sebagaimana yang ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Justru, secara umum dalam sinetron yang merupakan drama keluarga ini, memiliki tujuan memberi peringatan kepada orang tua untuk tentang pentingnya pendidikan seksual untuk remaja, kata David dilansir dari laman KPI.

©2020 Merdeka./Sinemart
(mdk/kum)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya