Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengumumkan kepergian Luis Enrique sebagai pelatih tim nasional, Kamis (8/12). Enrique digantikan olehLuis de la Fuente. Hal itu menyusul kekalahan mengejutkan La Furia Roja dalam adu penalti saat melawan Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar, Selasa (6/12).
RFEF bahkan sudah menyiapkan pengganti Luis Enrique. Pergantian pelatih Timnas Spanyol tersebut lantaran eks manajer Barcelona itu dinilai bertanggung jawab penuh atas kegagalan Spanyol d Piala Dunia tahun ini.
"RFEF ingin berterima kasih kepada Luis Enrique dan seluruh staf pelatihnya yang memimpin tim nasional absolut dalam beberapa tahun terakhir," bunyi pernyataan resmi RFEF, dikutip dari espn.com, Kamis (8/12).
"RFEF telah memilih Luis de la Fuente sebagai pelatih nasional yang baru. Direktur olahraga, Jose Francisco Molina, telah menyampaikan laporan kepada presiden, Luis Rubiales, di mana dia merekomendasikan pelatih untuk memimpin babak baru yang dimulai setelah Dunia Piala di Qatar."
"Dewan direktur RFEF harus menyetujui pengangkatan Senin depan," imbuhnya.
Advertisement
Luis de la Fuente merupakan manajer Spanyol U-21. Pria 61 tahun itu juga sempat membawa tim U-19 Spanyol meraih gelar Kejuaraan Eropa pada 2015 dan memimpin tim U-21 meraih kehormatan yang sama pada 2019.
Tidak hanya itu, Luis de la Funte juga ikut membantu Timnas Spanyol memenangkan medali perak di Olimpiade Tokyo tahun lalu.
Kabarnya, De la Fuente akan diperkenalkan pada Kamis (8/12) pukul 12:30 waktu setempat.
Pengumuman kepergian Luis Enrique dinilai bukanlah hal mengejutkan. Sebab, Enrique sempat mengatakan setelah kekalahan dari Maroko, Selasa (6/12), dia akan mendiskusikan soal masa depannya dengan presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales pada pekan depan.
Namun, tekanan meningkat pada Luis Enrique, para penggemar dan media nasional menyerukan pengunduran dirinya setelah Timnas Spanyol tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Sementara itu, para pemain Spanyol menginginkan Luis Enrique tetap melatih mereka. Namun, keinginan tersebut tak bisa dipenuhi karena RFEF telah melepas pelatih 52 tahun itu.
Advertisement
Sebelumnya, Enrique sempat membawa Spanyol ke semifinal Euro 2020 dan final Nations League pada 2021, dan baru-baru ini membawa La Roja ke empat besar Nations League 2023.
FA Spanyol telah menawarinya perpanjangan kontrak sebelum Piala Dunia tetapi Luis Enrique menunda keputusan itu sampai setelah turnamen.
Presiden RFEF, Luis Rubiales memuji komitmen Luis Enrique kepada tim nasional menjelang pertandingan melawan Maroko, dengan mengatakan: "Luis Enrique adalah manajer tingkat atas, yang setuju untuk mengambil alih tawaran yang lemah secara finansial dan menolak tawaran menarik dari klub Inggris."
"Kami akan berbicara bersamanya setelah Piala Dunia untuk menilai pekerjaan yang sedang dilakukan dan dia akan memiliki kebebasan penuh jika dia ingin pergi. Saya sangat berterima kasih padanya. Dia memperbaharui darah Tim Nasional dengan pemain di bawah usia 20 tahun dan menyatukan kembali semua orang di sekitar tim Spanyol," imbuhnya.
Spanyol memiliki skuad termuda ketiga di Piala Dunia 2022, dengan Gavi (18) dan Pedri (20) selama turnamen, sebagai starter. Mereka juga memiliki Alejandro Balde (19) dan striker berusia 20 tahun Ansu Fati dan Nico Williams dari bangku cadangan.
Advertisement
Spanyol memulai Piala Dunia 2022 dengan hasil yang baik usai pesta gol mengalahkan Kosta Rika 7-0. Hasil positif tersebut sekaligus memecahkan rekor kemenangan terbesar Spanyol sepanjang perhelatan Piala Dunia.
Lonceng alarm mulai berdering ketika Spanyol diimbangi Jerman 1-1 pada matchday kedua Piala Dunia 2022. Kekhawatiran pun semakin dalam setelah Jepang mengalahkan Tim Matador 2-1 dalam matchday ketiga atau pertandingan terakhir Grup E mereka.
FA Spanyol menambahkan dalam pernyataan mereka bahwa RFEF dengan penuh semangat mendoakan yang terbaik untuk Luis Enrique dan timnya dalam proyek profesional masa depan mereka.
"Pelatih mendapatkan cinta dan kekaguman dari kolaboratornya di tim nasional dan seluruh federasi, yang akan selalu menjadi rumahnya," pungkasnya.
Reporter: Jule Putra