Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terjadi pendarahan saat sesi bercinta? Ini 5 sebabnya

Terjadi pendarahan saat sesi bercinta? Ini 5 sebabnya Ilustrasi pasangan seks. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/

Merdeka.com - Saat sedang asyik-asyiknya bercinta dengan pasangan, kamu mengalami pendarahan yang tidak biasa. Tentu saja kamu pun menjadi khawatir. Apakah terjadi luka atau merupakan gejala dari suatu penyakit yang serius?

Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah beberapa faktor yang membuat munculnya darah saat kamu bercinta.

Robek

Akibat aktivitas seksual yang terlalu kuat, hal ini bisa menjadi alasan robeknya vagina. Hal inilah yang kemudian membuat terjadinya pendarahan.

Sisa menstruasi

Saat hubungan seksual terjadi beberapa hari setelah menstruasi, bisa jadi masih tersisa darah menstruasi yang menetes keluar.

Peradangan

Pendarahan juga bisa terjadi karena peradangan. Beberapa penyakit kelamin seperti gonore dan klamidia akan menyebabkan peradangan.

Penggunaan pil KB

Pada beberapa wanita yang menggunakan pil KB, pendarahan bisa terjadi di pertengahan siklus ovulasi. Serviks cenderung sensitif saat ovulasi dan menyebabkan munculnya bercak darah.

Menopause

Menopause juga bisa menyebabkan wanita mengalami pendarahan saat berhubungan seksual. Sebabnya saat menopause, vagina akan cenderung kering.

Selain faktor di atas, penyakit kanker baik endometrial atau serviks juga menunjukkan gejalanya lewat pendarahan yang terjadi ketika menstruasi.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP