Banyak orang mungkin tidak pernah mengaitkan telinga dengan bau yang tidak sedap. Berbeda dengan ketiak yang sering kali menjadi perhatian utama saat mandi, telinga sering kali luput dari perhatian. Tidak ada pula produk seperti deodoran khusus telinga yang tersedia di pasaran. Namun, kenyataannya, telinga tidak sepenuhnya bebas dari bau tidak sedap.
Beberapa orang memiliki kotoran telinga dengan aroma yang kurang menyenangkan, dan bau tak sedap juga bisa muncul di belakang telinga. Jika ditambah dengan tindikan, bukan hal yang aneh jika muncul bau seperti keju busuk dari area tersebut. Situasi ini tentu mengganggu dan menimbulkan pertanyaan: apa yang menyebabkan anting-anting mengeluarkan bau tak sedap?
Menurut Dr. Howard Sobel, seorang dokter spesialis dermatologi bersertifikat di Lenox Hill Hospital, New York, ada beberapa penyebab utama yang bisa membuat tindikan telinga mengeluarkan bau tidak sedap. Dilansir dari Live Strong, berikut adalah beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya:
Kebersihan merupakan faktor utama dalam mencegah infeksi atau iritasi yang dapat menyebabkan bau tidak sedap. Proses tindikan yang dilakukan di tempat yang tidak steril berisiko tinggi menimbulkan infeksi yang berujung pada bau tak sedap. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih tempat tindik yang memiliki standar kebersihan tinggi.
American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan untuk melakukan tindik di tempat yang bersih dan aman, seperti studio tindik profesional, klinik dermatologi, atau toko perhiasan yang memiliki izin resmi. Pastikan bahwa alat-alat yang digunakan telah disterilkan dengan benar dan bahwa tenaga profesional yang menangani prosedur tersebut menggunakan sarung tangan sekali pakai. Selain itu, pastikan juga bahwa jarum yang digunakan adalah baru dan steril untuk setiap pelanggan. Proses yang tidak higienis bisa menyebabkan bakteri masuk ke dalam luka tindikan, yang akhirnya menimbulkan infeksi dan bau tidak sedap.
"Memutar atau menggerakkan anting-anting baru dengan tangan yang kotor dapat menyebabkan infeksi karena bakteri dan kuman dari tangan," ujar Dr. Sobel. Infeksi yang terjadi pada tindikan akibat tangan yang tidak bersih dapat menyebabkan peradangan dan mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap.
AAD menyarankan agar selalu mencuci tangan sebelum menyentuh telinga yang baru ditindik. Gunakan sabun antibakteri dan air bersih untuk memastikan tangan benar-benar steril sebelum menyentuh area tindikan. Selain itu, tindikan harus dibersihkan setidaknya sekali sehari menggunakan pembersih ringan tanpa pewangi dan air, lalu bilas hingga bersih untuk menghilangkan kotoran atau bakteri yang menempel.
Hindari penggunaan produk pembersih seperti alkohol atau hidrogen peroksida karena bisa menyebabkan iritasi dan memperlambat proses penyembuhan. Sebagai gantinya, gunakan larutan garam steril yang direkomendasikan oleh Asosiasi Profesional Penindik Tubuh (APP). Penggunaan larutan garam ini dapat membantu menghilangkan bakteri tanpa menyebabkan iritasi pada kulit yang masih sensitif akibat tindikan baru.
"Jika tindikan lama mengeluarkan bau tidak sedap, bisa jadi itu karena Anda menggunakan logam yang menyebabkan reaksi alergi," jelas Dr. Sobel. Reaksi alergi dapat menyebabkan peradangan yang memicu bau tidak sedap, terutama jika tubuh Anda tidak bisa mentoleransi jenis logam tertentu yang ada dalam anting.
Salah satu penyebab alergi yang paling umum adalah anting-anting yang mengandung nikel. Nikel sering kali ditemukan dalam perhiasan murah dan dapat memicu dermatitis kontak pada orang yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap logam tersebut. Gejala yang muncul biasanya meliputi kemerahan, gatal, nyeri, dan pembengkakan pada area tindikan. Selain itu, reaksi alergi juga dapat membuat area tindikan lebih rentan terhadap infeksi yang akhirnya menyebabkan bau tidak sedap.
Untuk menghindari reaksi alergi, pilihlah anting yang berbahan hipoalergenik seperti titanium, emas murni, atau perak sterling. Selain itu, jika Anda merasakan gejala alergi, segera lepaskan anting yang digunakan dan bersihkan area tindikan dengan larutan garam steril. Jika gejala terus berlanjut atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tekanan dari anting yang terlalu ketat dapat menghambat aliran darah, yang bisa meningkatkan risiko infeksi dan menyebabkan bau tak sedap. Selain itu, tekanan yang berlebihan dapat menyebabkan luka kecil di sekitar tindikan, yang menjadi pintu masuk bagi bakteri dan kuman penyebab infeksi.
Sebaliknya, anting yang terlalu lama dibiarkan tanpa dibersihkan juga bisa menjadi penyebab masalah. Sel-sel kulit mati dan minyak alami tubuh (sebum) dapat menumpuk di sekitar tindikan, menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang dan menghasilkan bau tidak sedap. Kondisi ini sering kali terjadi pada orang yang jarang mengganti atau membersihkan anting yang mereka pakai dalam jangka waktu lama.
Untuk mencegah masalah ini, pastikan anting tidak terlalu ketat sehingga masih ada ruang bagi kulit untuk bernapas. Bersihkan anting dan area tindikan secara teratur, setidaknya sekali sehari dengan larutan garam steril atau sabun ringan tanpa pewangi. Jika memungkinkan, lepas anting secara berkala untuk memberikan waktu bagi kulit di sekitar tindikan agar dapat beristirahat dan bernapas dengan lebih baik.
Jika tindikan telinga mulai mengeluarkan bau tidak sedap, Dr. Sobel menyarankan untuk membersihkan area tersebut dengan lembut tiga kali sehari dan mengoleskan salep antibiotik di sekitar lubang tindikan. Salah satu opsi yang bisa digunakan adalah salep antibiotik Polysporin.
Jika tindikan yang berbau merupakan tindikan lama, pertimbangkan untuk mengganti anting yang digunakan. Pilihlah anting berbahan logam hipoalergenik seperti titanium untuk mengurangi risiko reaksi alergi. Selain itu, pastikan bahwa bagian belakang anting tidak terlalu kencang agar sirkulasi udara tetap terjaga.
Meskipun bau tidak sedap pada tindikan telinga umumnya bisa diatasi dengan perawatan yang tepat, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Dr. Sobel menyarankan untuk mencari bantuan medis jika bau tidak sedap disertai dengan pembengkakan dan kemerahan yang tidak membaik dalam tiga hari atau lebih.
Menurut APP, segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala berikut:
Anting-anting yang mengeluarkan bau tidak sedap bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan yang kurang terjaga, reaksi alergi terhadap logam tertentu, hingga anting yang terlalu ketat atau jarang dibersihkan. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk selalu menjaga kebersihan area tindikan, menggunakan anting berbahan aman, serta menghindari menyentuh telinga dengan tangan kotor.
Jika bau tak sedap disertai dengan tanda-tanda infeksi serius seperti nyeri hebat, pembengkakan, atau demam, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan perawatan yang tepat, tindikan telinga bisa tetap sehat dan bebas dari bau tidak sedap.
Simak resep daun pepaya yang tidak pahit, lengkap dengan tips sederhana untuk menjaga rasa khasnya agar tetap lezat dan membuat banyak orang ketagihan.
Baca Selengkapnya
Kesehatan gusi sering kali diabaikan, meskipun tanda-tanda gusi yang tidak sehat bisa muncul tanpa kita sadari.
Baca SelengkapnyaArkeolog menemukan prasasti Islam, prasasti Thamudik, panel seni cadas, struktur batu, istana bersejarah, sumur, dan dua jalur kafilah kuno.
Baca Selengkapnya
Desain area depan rumah bergaya Jepang ini memberikan ide kreatif untuk menciptakan hunian yang sempit menjadi lebih luas, indah, dan menenangkan.
Baca SelengkapnyaAturan itu tertuang dalam Undang-Undang baru Polri disahkan DPR dalam rapat paripurna ke-21 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Selasa (9/6).
Baca SelengkapnyaSejak 1990, FIFA rutin merilis lagu resmi Piala Dunia. Dari "Cup of Life" hingga "Dai Dai", soundtrack turnamen terus berevolusi mengikuti zaman.
Baca SelengkapnyaDokter jantung mengingatkan kerokan bukan pertolongan pertama untuk nyeri dada. Gejala tertentu perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.
Baca SelengkapnyaDokter bedah saraf mengingatkan benturan kepala yang menyebabkan hilang kesadaran harus diwaspadai karena bisa menandakan cedera serius.
Baca Selengkapnya
Merebus singkong menggunakan magic com adalah cara yang praktis dan sederhana untuk dilakukan di rumah.
Baca Selengkapnya
Budidaya lele dalam ember, atau yang dikenal sebagai Budikdamber, merupakan alternatif praktis dan efisien untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Baca Selengkapnya
Merasa jenuh dengan pekerjaan yang membuat stres? Coba simak tips slow living untuk tetap menghasilkan uang.
Baca Selengkapnya
Beberapa ide untuk halaman depan rumah yang mudah dirawat oleh lansia, sehingga tetap indah dan nyaman digunakan sehari-hari.
Baca Selengkapnya