Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Orang langsing berperut buncit risiko idap penyakit jantung

Orang langsing berperut buncit risiko idap penyakit jantung Ilustrasi perut buncit. ©shutterstock.com/Apple's Eyes Studio

Merdeka.com - Orang yang memiliki berat badan normal, tetapi berperut buncit, berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dibanding orang yang mengalami obesitas.

Tidak hanya mengejutkan. Temuan ini juga menghapus gagasan konvensional tentang hubungan erat antara obesitas dan penyakit jantung. Para ilmuwan dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, telah meneliti indeks massa tubuh (BMI) dan rasio pinggang sampai panggul 12.785 subjek yang berusia 18 tahun (atau >18) di Amerika Serikat. Rata-rata usia subyek berkisar pada usia 44 tahun.

Sungguh mengagetkan. Peneliti menemukan 2.562 kasus kematian, yang 1.138 di antaranya terkait penyakit kardiovaskular. Penemuan tersebut akan dipresentasikan pada European Society of Cardiology di Munich pekan ini.

"Kami tahu bahwa obesitas berdampak buruk bagi jantung. Tetapi, distribusi lemak yang baik juga sangat penting pada orang dengan berat badan normal," kata Dr Francisco Lopez-Jimenez, peneliti utama dan ahli jantung di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, seperti dilansir Nydailynews, (29/8).

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi, biasakan gaya hidup sehat dan konsumsi makanan bernutrisi yang dibutuhkan tubuh. Olahraga rutin setiap hari merupakan cara terbaik untuk menyehatkan tubuh, terutama jantung. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP