Menyikat Gigi Bisa Jadi Cara Mudah untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Minggu, 8 Desember 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Menyikat Gigi Bisa Jadi Cara Mudah untuk Menjaga Kesehatan Jantung ilustrasi menggosok gigi. ©2012 brushingyourteeth.com

Merdeka.com - Menjaga kesehatan mulut dan gigi merupakan suatu cara yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu cara yang paling umum dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi adalah dengan cara menyikat secara rutin.

Kebiasaan menyikat gigi secara rutin ini ternyata tak hanya bermanfaat positif pada gigi saja. Dilansir dari The Health Site, diketahui bahwa hal ini bisa menurunkan risiko fibrilasi atrial dan gagal jantung.

Hasil temuan ini sendiri telah dipublikasikan pada European Journal of Preventive Cardiology. Penelitian ini mencoba melihat hubungan antara kebersihan mulut dan timbulnya kondisi kesehatan ini.

Hasil temuan ini didapat dari 161.286 partisipan berusia antara 40 hingga 79 tahun yang tak memiliki riwayat fibrilasi atrial atau gagal jantung. Partisipan penelitian melakukan pemeriksaan kesehatan rutin antara tahun 2003 dan 2004. Informasi yang dikumpulkan mencakup tinggi, berat, tes laboratorium, penyakit, gaya hidup, kesehatan mulut, dan kebiasaan kebersihan mulut.

Ketika penelitian sudah separuh jalan atau 10,5 tahun, sekitar 4.911 partisipan atau sekitar 3 persen mengalami fibrilasi atrial. Pada saat itu, diketahui bahwa 7.971 partisipan atau sekitar 4,9 persen mengalami gagal jantung.

1 dari 1 halaman

Sikat Gigi 3 Kali Sehari Bisa Bantu Hal Ini

Menyikat gigi tiga kali atau lebih setiap hari bisa menjadi cara mengatasi masalah ini. Diketahui bahwa risiko fibrilasi atrial menurun hingga 10 persen dan risiko gagal jantung menurun sekitar 12 persen.

Hasil temuan ini terlepas dari sejumlah faktor lain. Sejumlah faktor ini adalah usia, jenis kelamin, status sosioekonomi, olahraga rutin, konsumsi alkohol, indeks massa tubuh, serta masalah kesehatan seperti hipertensi.

Hal ini diperkirakan terjadi karena menyikat gigi secara rutin bisa menurunkan bakteri pada tempat antara gigi dan gusi. Hal ini membantu mencegah perubahan posisinya ke aliran darah.

Peneliti seniot dari Ewha Womans University, Dr. Tae-Jin Song mengatakan bahwa analisis ini hanya terbatas pada satu negara saja. Walau begitu tingginya jumlah partisipan pada penelitian ini bisa mendukung temuan mereka. [RWP]

Baca juga:
Begini Cara Aman Bagi Lansia untuk Mengganti Katup Jantung
Adakah Efek Samping dari Penggunaan Elektrokardiogram untuk Jantung?
Layanan Pesan Antar Makanan jadi Penyebab Meningkatnya Penyakit Jantung di Indonesia

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini