Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketahui Weight Faltering, Kondisi yang berisiko Munculkan Stunting pada Anak

Ketahui Weight Faltering, Kondisi yang berisiko Munculkan Stunting pada Anak Ilustrasi pertumbuhan anak. ©iStock

Merdeka.com - Stunting merupakan mimpi buruk orangtua terhadap tumbuh kembang anak. Salah satu kondisi yang meningkatkan risiko masalah stunting ini pada bayi berusia tiga hingga empat bulan adalah weight faltering.

Menurut dokter spesialis anak Bamed Bintaro, dr Melisa Lilisari SpA, Weight Faltering adalah kenaikan berat badan yang di bawah rata-rata dari kenaikan berat badan minimal yang diharapkan untuk usia dan jenis kelamin anak.

"Bahkan dalam beberapa kasus, berat badan mereka justru turun," kata Melisa beberapa waktu lalu.

Usia tiga hingga empat bulan merupakan usia krusial pada anak saat terjadi masalah berat badan yang tak kunjung naik. Terjadinya permasalahan ini menyebabkan munculnya kondisi eright faltering ini.

Hal ini rentan dialami terutama pada bayi dengan air susu ibu (ASI) eksklusif maupun non eksklusif.

"Kondisi ini juga dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan berisiko stunting. Mengakibatkan terjadinya malanutrisi hingga penurunan kognitif pada anak," jelasnya.

Kondisi ini menyebabkan orang tua harus mewaspadai munculnya kondisi weight faltering ini. Untuk mencegah masalah ini, penting bagi orangtua selalu memonitor pertumbuhan anak secara berkala terutama pada usia kurang dari satu tahun.

Penyebab Weight Faltering

Secara umum, weight faltering ini disebabkan karena kekurangan gizi yang memicu kekurangan energi. Menurut situs Jaringan dan Pangan Gizi (JPG) Indonesia, ada beberapa hal yang menyebabkan kekurangan gizi pada anak, di antaranya:

gangguan penyerapan gizipeningkatan kebutuhan gizi karena kondisi tertentuketidaknormalan struktur tubuhpermasalahan psikososialgangguan sarafasupan yang terlalu rendah

Namun menurut dokter Melisa, secara garis besar weight faltering disebabkan oleh:

Kurang asupan ASI pada 6 bulan pertamaKesulitan mengonsumsi MPASIGangguan pencernaanPenyakit bawaan

"Karena itu orang tua harus mewaspadai gejalanya," katanya.

Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter ketika kenaikan berat badan anak terjadi secara lambat, tidak terjadi kenaikan berat badan, atau ketika berat badan anak turun.

Cara Mencegah Weight Faltering pada Anak

Penting bagi orangtua untuk mencegah terjadinya weight faltering pada anak. Hal pertama yang perlu dilakukan oleh orangtua adalah mengetahui penyebab terjadinya masalah ini.

"Jika masalah nutrisi, maka Anda dapat memperbaiki pola makan atau pola menyusui si kecil," ucap dokter Melisa.

Orangtua bisa menambah intensitas menyusui atau memberi makanan berkalori tinggi pada anak. Walau begitu, mungkin saja masalah ini disebabkan oleh masalah penyakit sehingga perlu berkonsultasi dengan dokter.

Reporter: Lianna LeticiaSumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP