KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kerusakan gigi masih marak pada anak-anak

Rabu, 20 Maret 2013 15:06 Reporter : Kun Sila Ananda
Ilustrasi anak periksa gigi. ©Shutterstock.com/Sergey Nivens

Merdeka.com - Meski beberapa penelitian menunjukkan adanya penurunan angka kerusakan gigi pada anak, namun angka tersebut masih dianggap terlalu tinggi oleh para ahli.

Survei yang dilakukan pada anak-anak di tahun 2011-2012 menunjukkan adanya penurunan jumlah kasus kerusakan diri pada anak-anak, yaitu sebanyak enam persen dari tahun 2007-2008. Namun para ahli masih menganggap angka kerusakan ini tergolong tinggi.

Data yang ada pada National oral Health Plan menunjukkan bahwa lebih dari 9.600 anak menjalani perawatan gigi rusak selama tahun 2010-2011. Hal ini sangat disayangkan mengingat kerusakan gigi merupakan penyakit yang sangat bisa dicegah.

"Kita perlu meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kerusakan gigi pada anak-anak. Mereka harus diajarkan untuk menjaga kesehatan gigi sendiri. Mencegah adalah yang terbaik," ungkap David Thomas, seperti dilansir oleh BBC (18/03).

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan pada gigi anak. Salah satunya adalah mengajarkan anak menyikat gigi dengan benar dan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Selain itu, membatasi makanan manis yang bisa merusak gigi juga bisa dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan gigi anak. [kun]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.