Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketahui Jenis Olahraga dan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Setiap Rentang Usia

Ketahui Jenis Olahraga dan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Setiap Rentang Usia Ilustrasi olahraga. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Warren Goldswain

Merdeka.com - Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang penting dilakukan oleh semua orang untuk menjaga kesehatan diri mereka. Kebiasaan melakukan aktivitas fisik ini merupakan sebuah hal yang penting untuk mempertahankan kekuatan, menghilangkan rasa sakit dan nyeri, serta mengurangi risiko jangka panjang munculnya penyakit.

Namun tentu saja seiring bertambahnya usia, terdapat batasan olahraga yang berbeda seiring usia. Dilansir dari Medical Daily, berikut jenis olahraga dan aktivitas fisik yang cocok dilakukan pada tiap rentang usia.

1. Usia Belasan dan 20-an

Usia ini merupakan periode ketika kondisi fisik yang kamu miliki sedang di puncak. Pada usia ini, jangan ragu untuk melakukan berbagai olahraga dan menantang batas fisik yang kamu miliki.

Penting untuk melakukan olahraga aerobik dan latihan kekuatan agar memperkuat tubuhmu. Pada usia muda ini, olahraga yang kamu lakukan dapat berdampak signifikan pada puncak massa tulang sehingga sebaiknya lakukan olahraga secara rutin minimal dua hari per minggu.

2. Usia 30 hingga 40-an

30 hingga 40 an rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

"Bagi pria dan wanita, usia 30-an dan 40-an merupakan masa penting pada karier," jelas Lisa Westlake, fisioterapis di Australia.

"Hal ini berarti mereka mungkin sibuk dalam pekerjaan dan menghabiskan waktu di meja dengan postur tubuh buruk," sambungnya.

Olahraga interval dengan intensitas tinggi merupakan pilihan yang sempurna bagi mereka yang hanya memiliki sedikit waktu dan terlalu lama duduk. Olahraga ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, ketahanan fisik tubuh, gula darah yang rendah, serta berbagai manfaat lainnya.

Pada usia 40-an tahun ini, banyak yang bersambat mengenai masalah sakit punggung yang dialami. Masalah ini bisa dihindari dengan menguatkan tubuh melalui pilates dan melakukan plank.

3. Usia 50 hingga 60-an

50 hingga 60 an rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada rentang dekade ini, kamu mulai memiliki risiko tinggi mengalami sakit di tubuh serta kondisi kronis seperti diabetes tipe 2 dan juga penyakit jantung. Julie Broderick dari Trinity College Dublin menyarankan untuk melakukan dansa serta berjalan cepat untuk tetap aktif.

Berdansa bisa jadi cara yang baik untuk bersosialisasi dan menjaga fungsi kognitif agar tetap baik. Melakukan berbagai olahraga dengan intensitas sedang juga bisa dilakukan.

Semakin meningkatnya usia seseorang, maka potensi mereka terjatuh juga semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu untuk meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas tubuh dengan kegiatan yang memiliki dampak minim seperti taichi dan aerobik air.

4. Usia 70-an ke atas

70 an ke atas rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada usia ini, prioritas yang dimiliki oleh seseorang adalah agar terhindar dari kondisi tidak aktif. Pada usia 70-an ke atas, yang paling penting bagi seseorang adalah melakukan aktifitas fisik agar tubuh terus bergerak.

Pada tahapan ini, Wendi Carroll, personal trainer di Sydney menyarankan untuk lebih mengetahui batasan diri dan berbincang dengan dokter sebelum melakukan olahraga.

"Penting untuk mengetahui keterbatasan tubuhmu untuk mengetahui apa yang harus dihindari. Beberapa orang tetap dapat berlari hingga usia 70 tahun, namun yang lainnya perlu memodifikasinya dengan bersepeda atau berjalan," jelas Wendi.

Itu lah berbagai jenis olahraga yang cocok dilakukan sesuai usiamu. Perhatikan kebutuhan dan kemampuan dirimu sebelum menentukan jenis olahraga apa yang bakal kamu lakukan.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP