Jangan Asal Minum, Ketahui Jenis Obat Maag dan Fungsinya

Sabtu, 21 Mei 2022 13:00 Reporter : Magang
Jangan Asal Minum, Ketahui Jenis Obat Maag dan Fungsinya Foto ilustrasi obat. ©2021 Merdeka.com/pexels.com

Merdeka.com - Penyakit maag merupakan salah satu gangguan umum pencernaan yang sering dialami oleh sekitar 30% populasi di dunia. Meskipun merupakan penyakit yang umum dialami, namun maag tetap akan menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman pada daerah perut bagian atas atau ulu hati.

Gejala umum maag yaitu kembung, rasa tidak nyaman, perasaan terlalu kenyang, mual dan banyak bersendawa karena terkandung banyak gas di dalam tubuh. Bahkan seseorang juga akan mengalami gejala tersebut meskipun tidak banyak makan.

Jika mengalami gejala ringan, biasanya rasa sakit akan menghilang secara perlahan dengan mengonsumsi makanan khusus untuk mengurangi gejala maag. Namun jika sudah mengidap maag akut, maka konsumsi obat-obatan diperlukan untuk meredakan rasa sakit tersebut.

Obat maag ada berbagai macam. Dari yang mudah didapatkan di apotek terdekat, hingga membutuhkan resep dokter untuk mendapatkannya. Sebab beberapa obat ini tidak boleh dikonsumsi hingga melebihi dosis yang telah diresepkan oleh dokter.

Dilansir dari Medical News Today, berikut ini adalah jenis-jenis obat maag yang dapat dikonsumsi sesuai penyebab maag:

2 dari 4 halaman

Antasida dan Antagonis H2

1. Antasida

ilustrasi obat
©2022 Merdeka.com/Freepik

Antasida merupakan obat yang dijual bebas di apotek dan dapat dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter. Biasanya antasida menjadi rekomendasi utama oleh para dokter sebagai pengobatan pertama mengatasi maag. Antasida dapat mengatasi rasa sakit yang disebabkan oleh asam lambung seperti tukak pada esofagus, mual, muntah, serta nyeri lambung.

Meskipun antasida merupakan obat bebas, obat ini dapat menimbulkan efek samping dan sangat dianjurkan untuk minum sesuai dosis yang disarankan atau sesuai anjuran dokter, terutama bagi sekelompok orang tertentu seperti ibu hamil, anak dibawah usia 12 tahun dan penderita jantung. Contoh obat yang mengandung antasida adalah promag dan mylanta.

2. Obat Antagonis H2

ilustrasi obat

pexels

Dilansir dari Pusat Informasi Obat Nasional, jenis obat ini berfungsi untuk mengatasi tukak lambung dengan cara mengurangi sekresi asam lambung yang menghambat reseptor histamin-H2. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi penyakit GERD. Obat antagonis H2 dapat diberikan kepada orang dengan usia yang lebih muda. Namun perlu diperhatikan pemberian obat kepada orang dengan usia yang lebih tua karena terdapat resiko terkena kanker lambung.

3 dari 4 halaman

PPIs dan Antibiotik

3. Proton Pump Inhibitors (PPIs)

ilustrasi obat

©2022 Merdeka.com/Freepik

Obat PPIs merupakan jenis obat maag yang berfungsi untuk meredakan asam lambung. Gejala umum dari gangguan pencernaan salah satunya adalah produksi asam lambung yang berlebihan yang dapat menimbulkan luka pada dinding lambung. Obat ini bekerja lebih kuat dari pada obat antagonis H2 yang berguna untuk menghambat enzim yang memproduksi asam lambung.

Dilansir dari Pusat Informasi Obat Nasional, contoh obat yang mengandung PPIs adalah omeprazol, lansoprazol, pantoprazol, esomeprazol, dan rabeprazol. Untuk pengobatan kepada anak, hanya boleh diberikan omeprazol saja dalam pengobatan GERD dengan gejala yang parah. Lansoprazol tidak dianjurkan.

4. Antibiotik

ilustrasi antibiotik
©©Thinkstock photos/ Getty Images

Pemberian antibiotik untuk mengatasi maag tidak boleh diberikan sembarangan. Sebab biasanya dokter meresepkan pemberian obat ini jika terjadi infeksi pada dinding lambung yang disebabkan oleh bakteri H.pylori.

Pada umumnya bakteri ini tidak berbahaya tapi jika jumlahnya berlebihan dan menjadi tidak terkendali maka akan menimbulkan infeksi. Contoh dari obat yang mengandung antibiotik adalah amoxicillin, clarithromycin, metronidazole, tetracycline, dan tinidazole.

4 dari 4 halaman

Prokinetik

5. Prokinetik 

011 febrianti diah kusumaningrum
shutterstock

Jenis obat yang terakhir ini hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Prokinetik berfungsi untuk mempercepat proses pengosongan lambung dan mencegah naiknya asam lambung ke tenggorokan. Contoh dari obat ini adalah metoclopramide atau cisapride. Konsumsi obat harus disesuaikan dengan dosis dan jika masih ragu, jangan takut untuk berkonsultasi lebih lanjut.

5 Obat di atas merupakan beberapa obat maag yang umum dikonsumsi sesuai dengan gejala dan penyebab maag. Namun penggunaan obat terlalu sering juga tidak baik bagi tubuh. Ada baiknya bagi penderita maag untuk mencegah penyakit maag kambuh dengan menghindari beberapa produk makanan dan minuman yang memicu terjadinya maag.

Makanan dan minuman tersebut antara lain makanan dengan kandungan asam dan lemak yang tinggi dan minuman berkafein. Menjaga pola makan agar tetap teratur juga dapat mencegah kambuhnya maag. Jika sudah menderita maag akun, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter agar tidak mengalami overdosis obat.

Reporter: Eleonora Gifthalia Christi Adena [mgd]

Baca juga:
Gejala Keracunan Freon, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Pengaruh Mengonsumsi Thai Tea Bagi Kesehatan Tubuh
Apa Itu Mental illness dan Mental Disorder? Berikut Penjelasannya
Penyebab Ambeien Kambuh dan Cara Mengatasinya, Lakukan Hal Ini

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini