8 Cara mencegah kehamilan bagi suami istri

Minggu, 1 Oktober 2017 11:00 Reporter : Bethari Taya
8 Cara mencegah kehamilan bagi suami istri Ilustrasi mencegah kehamilan. ©2017 hellodoctor.co.za

Merdeka.com - Segera mempunyai momongan ketika telah resmi menjadi pasangan suami istri (pasutri) merupakan keinginan setiap pasutri. Namun ada pula yang memilih untuk menunda memiliki momongan. Ada pula pasutri yang sudah tidak ingin menambah momongan karena merasa sudah cukup dengan anak yang mereka miliki sekarang. Meski menunda atau sudah tidak ingin lagi menambah momongan, bukan berarti bahwa pasutri tidak ingin berhubungan badan. Cara mencegah kehamilan yang populer adalah dengan melakukan KB baik dengan pil maupun suntik. Meski begitu, KB bukan satu-satunya cara mencegah kehamilan. Ada banyak cara mencegah kehamilan.

Bagaimana cara mencegah kehamilan

1. Berhubungan badan ketika tidak dalam masa subur

Cara untuk mencegah kehamilan ini dapat dilakukan tentu saja ketika istri mengetahui kalender menstruasinya dengan baik. Dari situ maka akan diketahui kapan istri sedang tidak dalam keadaan subur. Berhubungan badan bisa dilakukan biasanya menjelang istri menstruasi. 1 minggu sebelumnya paling tidak. Tentu saja agar lebih aman, menumpahkan sperma di luar miss V.

2. Menumpahkan sperma di luar miss V

Cara mencegah kehamilan selanjutnya adalah dengan menumpahkan sperma di luar miss V. Dengan demikian tidak akan terjadi pembuahan sama sekali.

3. Menggunakan kondom ketika berhubungan

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang sudah dijual bebas di banyak toko. Dengan menggunakan kondom, sperma yang keluar akan ditampung sehingga tidak masuk ke dalam ovarium dan menyebabkan kehamilan.

4. Menggunakan nuvaring

Nuvaring juga merupakan alat kontrasepsi yang berbentuk cincin yang dimasukkan ke dalam miss V. Cincin ini akan menghambat sperma untuk mencapai indung telur sehingga tidak terjadi proses pembuahan.

5. Pil KB

Pil KB merupakan obat dalam bentuk pil yang diminum. Ketika dikonsumsi dengan tepat, pil KB dapat mencegah kehamilan hingga 99 persen. Namun tentu saja harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

6. Suntik KB

Alat kontrasepsi lainnya adalah suntik KB. Gunanya sama yaitu untuk mencegah kehamilan. Setelah melakukan suntik KB, kadar hormon akan meningkat kemudian menurun sampai dengan suntik selanjutnya. Suntik KB memang perlu dilakukan dengan rutin sesuai dengan resep dokter.

7. Sterilisasi

Sterilisasi juga merupakan alat kontrasepsi. Namun hal ini diperuntukkan bagi Anda, pasutri yang sudah tidak ingin menambah momongan atau tidak ingin mempunyai momongan. Hal ini dikarenakan sterilisasi merupakan cara mencegah kehamilan yang bersifat permanen.

8. Intrauterine device (IUD)

Alat kontrasepsi lainnya adalah IUD. Alat ini berukuran kecil yang dipasang pada miss V. IUD merupakan alat kontrasepsi jangka panjang dengan metode pengendalian kelahiran paling efektif.

Sebelum Anda menerapkan ke-8 cara mencegah kehamilan tersebut, ada baiknya pasutri berkonsultasi dahulu ke dokter agar hasil maksimal dan menghindari keadaan yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat. [mg2]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini