• اِنِّيْ ظَنَنْتُ اَنِّيْ مُلٰقٍ حِسَابِيَهْۚ

    20. Innī ẓanantu annī mulāqin ḥisābiyah.

    Sesungguhnya aku yakin, bahwa (suatu saat) aku akan menerima perhitungan terhadap diriku.

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia