Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres JK pesan anggota DPR jangan banyak bolos urus pilkada

Wapres JK pesan anggota DPR jangan banyak bolos urus pilkada Jusuf Kalla di Istana Wapres. ©2017 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (8/2). Eva menuturkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada anggota DPR untuk tidak membolos dengan alasan mengurus persiapan dan kampanye pemilihan kepala daerah.

"Arahan (dari Wapres) tidak ada spesifik ke pilkada, justru diingatkan supaya DPR jangan banyak bolos karena urus pilkada. Itu menyindir saya," kata Eva usai pertemuan di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (8/2).

Pelaksanaan pilkada serentak gelombang ketiga akan diselenggarakan di 171 daerah pada 27 Juni. Sementara penetapan pasangan calon peserta pilkada akan dilakukan oleh KPU pada Senin (12/2).

Setelah ditetapkan secara resmi sebagai peserta Pilkada, pasangan calon kepala daerah bisa memulai kampanye mereka pada 15 Februari hingga 23 Juni. Selama masa itu, para anggota legislatif biasanya ikut terjun langsung mendukung pasangan calon yang diusung partainya.

Eva melanjutkan, Wapres JK berharap pelaksanaan pilkada serentak dapat berjalan jujur dan adil, serta tidak menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat. Wapres juga berpesan agar semua pihak tidak lengah menjaga dan meningkatkan perekonomian Indonesia di tahun politik.

Itu disampaikan Wapres Kalla berkaitan dengan rencana rapimnas Institut Lembang 9. "Beliau menyampaikan dan mengingatkan supaya tema di dalam rapimnas nanti fokus kepada menumbuhkan ekonomi di tahun politik. Karena kecenderungannya di tahun politik, orang banyak ngomong tapi lupa kerja," kata Eva yang juga Sekjen DPP Institut Lembang 9.

Eva melanjutkan dalam pertemuan tersebut Wapres juga mengatakan bahwa kampanye politik sebaiknya juga mengusung tema perekonomian sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Menurut beliau, kampanye yang paling telak, paling efektif adalah apabila bisa menunjukkan kinerja ekonomi, terutama pertumbuhan ekonomi. Syukur-syukur bisa melampaui target yang sudah ditetapkan saat ini," jelas Eva.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP