Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ustaz Abdul Somad Kuatkan Pendukung Prabowo, Tapi Tak Pengaruhi Pemilih Jokowi

Ustaz Abdul Somad Kuatkan Pendukung Prabowo, Tapi Tak Pengaruhi Pemilih Jokowi prabowo dan ustaz abdul somad. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) memutuskan untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019. Dukungan itu dilakukan enam hari jelang pencoblosan 17 April nanti.

Melihat hal itu, Peneliti Senior Populi Center Afrimadona menilai, dukungan UAS sebagai fenomena biasa. Kata dia, faktor tokoh agama tidak akan terlalu mempengaruhi migrasi dukungan pilpres.

"Pilihan Abdul Somad itu mungkin banyak akan menguatkan pemilih-pemilih paslon dia, tapi tidak akan terlalu banyak mempengaruhi pilihan 01," kata Afri di Hotel Harris, FX Sudirman, Jakarta, Jumat (12/4).

Menurutnya, tidak semua mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan berpindah dukungan meski Abdul Somad mendukung Prabowo-Sandi. Karena itu, kata dia, perpindahan pemilih tidak akan terlalu signifikan.

Berita Prabowo Subianto lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com

"Jadi terlihat juga dalam beberapa hal pemilih kita menjadi rasional voter Jokowi-Ma'ruf misalnya faktor kepemimpinan agama tidak terlalu pengaruh biasa saja. Secara umum faktor kedekatan itu yang akan banyak mempengaruhi," ungkapnya.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad akhirnya menjatuhkan pilihan untuk mendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menurut Ustaz Somad, butuh perjalanan panjang untuk menyampaikan pilihan politiknya dengan mendukung Prabowo.

"Saya susah kadang saat ceramah ini, 'mari kita dengar tausiah dari Almukarrom Abdul Somad', begitu saya naik, semua orang (menunjukkan simbol dua jari). 'ustaz', saya bilang, kalian kan punya jari 10, kenapa yang diangkat cuma dua? Saya ucapkan itu untuk netralisir, karena ini kan ada Panwaslu-Bawaslu, saya tidak ingin tablig akbar itu jadi politis. Sampai protokol bilang 'jemaah tolong jangan acungkan jari (pilihan politik). Itu dimana-mana pak, bapak bisa lihat rekamannya," ujar Ustaz Somad.

"Umat sangat berharap besar kepada Bapak, itu yang saya lihat," tambah dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP