Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono menegaskan pentingnya kerja sama TNI AU dengan seluruh sekolah penerbang. Langkah ini bertujuan mencetak penerbang andal yang siap menghadapi tantangan masa depan dunia penerbangan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Ramah Tamah TNI AU bersama direktur dan kepala sekolah penerbang. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna IG Dewanto, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (8/1).
KSAU Tonny Harjono menekankan bahwa kerja sama ini krusial seiring validasi organisasi dan modernisasi alat pertahanan dan keamanan (alpalhankam). Kesiapan sumber daya manusia profesional dan adaptif menjadi kunci utama dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Kolaborasi di Era Modernisasi
TNI AU saat ini tengah gencar melakukan validasi organisasi yang berjalan beriringan dengan modernisasi alpalhankam. Masuknya berbagai sistem persenjataan baru menuntut kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan adaptif.
KSAU Tonny Harjono menjelaskan kepada pihak sekolah penerbangan bahwa para penerbang harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang terasah. Hal ini penting agar mereka adaptif terhadap kemajuan teknologi dunia penerbangan.
Dengan demikian, kerja sama dengan sekolah penerbangan menjadi strategi vital. Tujuannya adalah memastikan para penerbang TNI AU siap beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang.
Advertisement
Advertisement
Langkah Konkret Pencarian Bibit Unggul
Sebagai implementasi konkret dari kerja sama ini, TNI AU telah melaksanakan pencarian calon penerbang. Mereka berasal dari lulusan sekolah penerbangan untuk mengikuti pendidikan Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI.
Proses ini menunjukkan komitmen TNI AU dalam mengidentifikasi dan mengembangkan talenta terbaik. Tujuannya adalah untuk memperkuat jajaran penerbang militer Indonesia di masa mendatang.
Hingga saat ini, tercatat ratusan peminat telah mendaftar dan akan mengikuti tahapan seleksi PSDP TNI. Seleksi ini dijadwalkan akan berlangsung pada awal Februari 2026 mendatang.
Advertisement
Advertisement
Visi untuk Kedaulatan Udara Indonesia
KSAU Tonny Harjono berharap upaya kolaborasi ini akan menghasilkan para penerbang berkualitas. Mereka diharapkan mampu memajukan dunia penerbangan tanah air secara signifikan.
Selain itu, para penerbang ini juga akan menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara di udara. Kesiapan mereka sangat krusial bagi pertahanan nasional Indonesia.
Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat TNI AU dan beberapa direktur sekolah penerbangan. Di antaranya adalah Direktur PPI Curug Megi Hudi Helmiadi dan Direktur API Banyuwangi Daniel Dewantoro Rumani, serta para direktur atau kepala sekolah penerbangan lainnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews