Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TKN Jokowi Tagih Niat Prabowo Kembalikan Lahan HGU ke Negara

TKN Jokowi Tagih Niat Prabowo Kembalikan Lahan HGU ke Negara Prabowo Subianto. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Influencer Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Inas Nasrullah Zubir meminta Prabowo Subianto segera mengembalikan lahan HGU miliknya ke pemerintah. Sebab, menurutnya, Prabowo telah berjanji saat debat capres kedua.

"Pak Prabowo harus mengembalikan. Kan omongannya pada debat capres seperti itu. Seorang capres didengar omongannya, ya konsisten dong," ujar Inas kepada wartawan, Selasa (26/2).

Menurut Inas, Jokowi tak pernah menagih Prabowo. Pernyataan saat konvensi rakyat, bukan ditujukan kepada mantan Danjen Kopassus itu. Politisi Hanura itu menilai pernyataan Jokowi dimaksudkan kepada semua pihak. Namun dia menyoroti Prabowo yang sudah muncul niat sebelumnya.

"Sekarang kan yang penting niat. Yang sudah punya niat kan Pak Prabowo. Maka yang sudah punya niat, lakukan niatnya," ujarnya.

Pengamat politik Emrus Sihombing menyebut masalah lahan bakal terus menjadi perdebatan panjang. Menurutnya hal itu bisa mempengaruhi elektabilitas, terutama dari swing voters dan undecided voters.

"Perdebatan ini bisa mempengaruhi kepada elektoral. Bisa menurunkan elektabilitas satu Kandidat dan konsekuensinya meningkatkan elektabilitas kandidat lain. Turun naiknya elektoral tersebut bersumber dari dua kelompok masyarakat, yaitu kelompok swing voters dan undecided voters," ujar Emrus.

Jokowi menyinggung masalah lahan dalam pidato politik itu dinilai sebagai cara meyakinkan swing voter. Emrus menyebut strategi itu berhasil.

"Kandidat yang memenangkan debat dan wacana publik akan mampu menarik swing voters yang berada pada posisi kompetitornya. Sementara swing voter yang dimilikinya semakin menyakinkan dan mengukuhkan pilihan kepadanya," ujarnya.

Lebih dari itu, dia menyebut pernyataan Jokowi soal lahan juga mampu mencairkan pilihan politik para pemilih yang belum menentukan pilihan. Hal itu terjadi lantaran narasi yang dibangun Jokowi ketika mengungkit pengembalian lahan konsesi sangat jelas dan terukur.

"Karena itu saya berhipotesa pesan komunikasi tersebut memiliki kemampuan mempersuasi kelompok undecided voters mengarahkan pilihannya kepada Jokowi," ujar Emrus.

Sebelumnya, Jokowi kembali menyinggung ratusan ribu lahan milik Prabowo di Aceh dan Kalimantan. Dia mengatakan, bakal menanti pemilik konsesi yang berkomitmen untuk mengembalikan tanahnya ke negara.

"Jika ada penerima konsesi besar yang mau mengembalikan ke negara," jelas Jokowi dipotong oleh riuh hadirin di acara pidato politik berjudul 'Optimis Indonesia Maju' di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Pendukungnya langsung riuh. "Balikin, balikin, balikin," sahut para pendukung Jokowi.

Jokowi menghentikan pidatonya beberapa detik. Setelah melihat kondisi pendukungnya mulai tenang, dia kembali melanjutkan.

"Saya ulang, jadi kalau ada yang ingin mengembalikan konsesinya kepada negara," jelas Jokowi kembali disambut riuh pendukungnya. Jokowi terpaksa kembali menunda pidatonya.

"Balikin, balikin, balikin," teriak ribuan pendukung yang hadir.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP