Timses pastikan tak ada benturan kepentingan Yusril jadi advokat Jokowi dan HTI

Rabu, 7 November 2018 19:42 Reporter : Merdeka
Timses pastikan tak ada benturan kepentingan Yusril jadi advokat Jokowi dan HTI Arsul Sani di rumah cemara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra menjadi penasihat hukum Capres dan Cawapres Jokowi- Ma'ruf Amin. Yusril juga diketahui masih berperan sebagai advokat dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan, hal ini tidak berpengaruh terhadap TKN. Menurutnya, tidak ada benturan kepentingan antara posisi Yusril sebagai advokat dari HTI dengan Paslon 01.

"Yang dibantu sebagai klien adalah Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai calon pasangan presiden dan wakil presiden, dan juga kami sebagai tim kampanyenya, bukan Pemerintah Negara Republik Indonesia. Bukan itu," kata Arsul di Posko Cemara Jalan Cemara, Jakarta, Rabu (7/11).

Menurutnya, posisi Yusril saat ini adalah sebagai advokat dari Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai capres dan cawapres nomor urut 01. Arsul mengatakan, lain cerita bila Yusril menjadi advokat dari Jokowi sebagai Pemerintah Indonesia barulah ada benturan kepentingan.

"Kalau soal tidak nyaman dan sebagainya, itu kita kembalikan kepada profesor (Yusril). Sepanjang tidak bertabrakan dengan kode etik advokat, bagi seorang advokat itu enggak ada halangannya," kata dia.

Sementara itu, Arsul kembali menegaskan, bergabungnya Yusril bukan sebagai Politisi Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Yusril murni bergabung secara profesional sebagai advokat dan penasihat hukum dari Paslon 01.

Reporter: Ratu Annisa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini