Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terlalu Banyak Syarat, Jusuf Kalla Pikir-Pikir Jadi Watimpres Bila Jokowi Menang

Terlalu Banyak Syarat, Jusuf Kalla Pikir-Pikir Jadi Watimpres Bila Jokowi Menang JK di acara relawan Jokowi. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) belum tentukan sikap untuk menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) setelah karirnya selesai. Dia beralasan banyak syarat sulit bisa mengambil posisi itu di masa depan.

Termasuk tawaran dari presiden petahana Joko Widodo bila terpilih kembali pada Pilpres 2019. Sejauh ini JK memilih untuk membantu sebagai Dewan Pengarah Tim Pemenangan Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hal itu dikatakan JK saat menjawab pertanyaan salah satu audiens di acara Jokowi Di Mata Sahabat yang digelar oleh relawan #Pejuangkerja Jokowi. "Yang kita paling penting sekarang sukseskan dulu pemilu ini. Setelah itu kita pikir lah," kata JK di Kantor Kerja Hub 86, Jakarta Selatan, Kamis (21/3) malam.

Dia menjelaskan menjadi Watimpres terlalu banyak syarat. Terdapat lebih dari sepuluh syarat yang tidak boleh dilakukan oleh seorang pemberi nasihat presiden. Salah satunya tidak boleh mendirikan organisasi.

"Itu karena syaratnya Watimpres banyak tidaknya daripada iyanya. Tidak boleh bikin partai, tidak boleh bikin berorganisasi, tidak boleh tidaknya. ada sepuluh tidaknya," ungkap JK.

Tetapi JK akan mempertimbangkan kembali jika dibutuhkan untuk menjadi seorang penasihat Jokowi.

"Jadi kalau ya nanti dibutuhkan apakah nanti jadi Watimpres kita memberikan nasihat-nasihat seperti kawan kepada pak Jokowi," ungkap JK sambil berseloroh.

Jusuf Kalla memutuskan akan pensiun setelah masa jabatannya berakhir. Dia mengaku ingin menghabiskan waktunya untuk menikmati hidup dengan berwisata bersama keluarga.

"Pensiun. Ingin jalan-jalan nikmati hidup," jawab JK sambil tertawa.

Kalla pun belum mau mengutarakan apakah bersedia menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) jika calon presiden petahanan Joko Widodo terpilih kembali pada Pilpres 2019.

Saat ini, JK yang juga Dewan Pengarah Tim Pemenangan Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin memilih untuk fokus untuk menyukseskan Pemilu. Hal itu dikatakan JK saat menjawab pertanyaan salah satu audiens di acara Jokowi Di Mata Sahabat yang digelar oleh relawan #Pejuangkerja Jokowi.

"Yang kita paling penting sekarang sukseskan dulu pemilu ini. Setelah itu kita pikir lah," tutup JK.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP