Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tanggapan Bupati Semarang Mundjirin Dipecat PDIP

Tanggapan Bupati Semarang Mundjirin Dipecat PDIP Massa PDIP protes pembakaran bendera. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Bupati Semarang Mundjirin mengaku sudah ikhlas dipecat dari keanggotaan PDIP karena dinyatakan pelanggaran berat. Meskipun sudah dipecat, ia tidak akan menempuh upaya hukum menggugat.

"Kita sudah terima dengan ikhlas. Mau gugat apa, kan sudah dinyatakan bersalah," kata Mundjirin, Jumat (2/10).

Dia juga bersama anaknya Biena Munawa Hatta sudah ikhlas menerima keputusan pemecatan. Terkait alasan pemecatan, karena Mundjirin dianggap mendukung istrinya, Bintang Narsasi yang maju pilkada karena diusung partai lain.

"Kalau itu adalah hal yang berbeda. Istri kan sudah jalan sendiri, anak juga jalan sendiri. Kalau dibilang ikut-ikut ibunya, kita tidak tahu," ungkapnya.

Seperti diketahui, Mundjirin dan anaknya Biena Munawa Hatta yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Semarang sudah resmi dipecat PDIP.

Pemecatan kedua orang tersebut berdasar keputusan DPP PDI-P SK No.53/KPTS/DPP/IX/2020 atas nama Biena Munawa Hatta dan SK No.54/KPTS/DPP/IX/2020 atas nama Mundjirin tertanggal 28 September 2020 ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP