Tahukah Anda, Polri Sumbang Jutaan Ton Jagung? Titiek Soeharto Apresiasi Peran Polri dalam Swasembada Pangan Nasional

Titiek Soeharto memuji **peran Polri dalam swasembada pangan** nasional, terutama produksi jagung yang signifikan. Bagaimana Polri bisa berkontribusi sebesar itu dan apa targetnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda, Polri Sumbang Jutaan Ton Jagung? Titiek Soeharto Apresiasi Peran Polri dalam Swasembada Pangan Nasional
Titiek Soeharto memuji **peran Polri dalam swasembada pangan** nasional, terutama produksi jagung yang signifikan. Bagaimana Polri bisa berkontribusi sebesar itu dan apa targetnya? (Merdeka.com)

Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, baru-baru ini memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Apresiasi ini diberikan atas tindakan nyata Polri dalam mendukung pemerintah memperkuat program swasembada pangan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Titiek saat menghadiri panen raya jagung di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Acara ini menjadi bukti konkret kontribusi Polri dalam sektor pertanian di Indonesia.

Menurut Titiek, inisiatif yang digulirkan oleh Kapolri dan seluruh jajarannya telah menunjukkan hasil memuaskan. "Inisiatif Kapolri dan jajarannya dalam membantu meningkatkan kedaulatan pangan nasional dan mempercepat swasembada pangan telah terbukti secara nyata karena produksi jagung mengalami peningkatan secara signifikan," kata Titiek.

Kontribusi Signifikan Polri dalam Produksi Jagung Nasional

Titiek Soeharto menjelaskan bahwa produksi jagung nasional dari Januari hingga Agustus mencapai 11,18 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,7 juta ton berasal dari inisiatif dan upaya aparat kepolisian. Capaian ini menunjukkan dampak besar dari keterlibatan kepolisian.

Ia menambahkan bahwa Polri benar-benar turun ke lapangan mendampingi kelompok tani. Pendampingan ini memberikan jaminan keberhasilan dalam menghasilkan panen. Hal ini membuktikan komitmen aparat keamanan terhadap sektor pangan.

Titiek berharap Polri akan selalu konsisten menggulirkan program-program pangan. Tujuannya adalah demi terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat di seluruh wilayah. "Apa yang dilakukan oleh Kapolri dan jajarannya telah melebihi dari tugas dan tanggung jawabnya menjaga keamanan dan ketertiban," jelas Titiek. "Segala upaya yang dilakukan telah memberikan kontribusi nyata di sektor strategis yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak yaitu pangan," tambah dia.

Detail Panen Raya dan Target Pencapaian Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung panen raya jagung kuartal III 2025 di OKU Timur. Panen raya ini dihadiri oleh Menko Pangan RI Zulkifli Hasan dan Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya acara tersebut.

Jenderal Listyo menjelaskan target panen jagung yang akan dilaksanakan. “Pada panen jagung kuartal ketiga ini kita akan laksanakan di luas lahan seluas 166.512 hektare, dengan estimasi hasil panen sebanyak 751.442 ton yang akan kita laksanakan sampai dengan akhir bulan September,” ujar Jenderal Listyo.

Panen raya di OKU Timur sendiri dilakukan di lahan seluas 52 hektare yang dikelola langsung oleh institusi kepolisian. Untuk seluruh Indonesia, pada hari itu dilaksanakan panen seluas 1.288 hektare dengan harapan menghasilkan 7.153 ton jagung. Fokus ini menunjukkan skala operasi Polri.

Kapolri juga menyatakan komitmen penyerapan hasil panen oleh Bulog. “Khususnya hari ini, kita akan memberangkatkan sebanyak 1.765 ton jagung untuk diserap Bulog dan khusus di Provinsi Sumsel sebanyak 614 ton dan 100 ton dari OKU akan kita prioritaskan ke Bulog,” kata Kapolri.

Secara keseluruhan, Listyo mengklaim Polri telah mengelola lahan seluas 819.081 hektare. Dari lahan tersebut, 483.822 hektare telah ditanami jagung. Polri juga telah membentuk 46.076 kelompok tani yang beranggotakan 858.924 petani untuk mengelola lahan-lahan ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi