Survei: Jokowi Memimpin Elektabilitas Capres Jika Boleh Nyapres di 2024

Sabtu, 5 Juni 2021 17:30 Reporter : Ahda Bayhaqi
Survei: Jokowi Memimpin Elektabilitas Capres Jika Boleh Nyapres di 2024 Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Parameter Politik Indonesia mencatat elektabilitas Presiden Joko Widodo unggul jauh dari tokoh nasional yang digadang-gadang berkontestasi di Pilpres 2024.

Parameter Politik mengemukakan pertanyaan kepada responden siapa yang akan dipilih jika Jokowi masih diperbolehkan mencalonkan diri kembali.

Hasilnya elektabilitas Jokowi mencapai 21,6 persen. Terpaut jauh dari Prabowo Subianto 14 persen, Ganjar Pranowo 11,6 persen, Anies Baswedan 9,8, Agus Harimurti Yudhoyono 5 persen. Serta tokoh-tokoh lainnya yang tidak sampai lima persen.

"Dalam skenario Pilpres dengan Jokowi diikutsertakan, tampak Jokowi masih memimpin dengan 21,6 persen elektabilitas," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat rilis survei secara daring, Sabtu (5/6).

Namun, kendati Jokowi masih disukai publik untuk mencalonkan sebagai calon presiden, sebagian besar tidak setuju jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu memimpin Indonesia tiga periode.

52,7 Persen responden tidak setuju masa jabatan diperpanjang menjadi tiga periode. Bila Jokowi maju untuk periode ketiganya, tingkat ketidaksetujuannya turun menjadi 45,3 persen.

Sementara yang setuju Jokowi tiga periode 25,3 persen. Secara umum yang setuju masa jabatan presiden diperpanjang menjadi 3 periode 27,8 persen.

Adi menyimpulkan, meski Jokowi figur yang belum tergantikan sebagai presiden. Namun, publik masih menghormati supremasi hukum dan tegaknya demokrasi dengan menghindari wacana Jokowi tiga periode.

"Secara langsung dapat disimpulkan bahwa walaupun Jokowi masih menjadi figur tak tergantikan hingga saat ini, namun publik lebih menghormati supremasi hukum dan tegaknya demokrasi dengan menghindari wacana Jokowi tiga periode," katanya.

Survei Parameter Politik Indonesia memiliki sampel sebanyak 1.200 responden. Survei ini dilakukan melalui wawancara telepon pada 23-28 Mei 2021. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini