Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sowan ke JK dan PBNU, Sandiaga tepis anggapan gembosi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf

Sowan ke JK dan PBNU, Sandiaga tepis anggapan gembosi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Prabowo-Sandiaga bertemu Ketua PBNU. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Dalam seminggu terakhir, bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno rajin melakukan safari politik. Termasuk sowan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga menyambangi ormas keagamaan seperti PBNU dan PP Muhammadiyah. Sandiaga membantah rentetan safari itu bertujuan memecah dukungan bakal capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf.

"Niat saya tidak mau memecah belah, tidak mau menggembosi," kata Sandiaga di Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (17/8).

Sandiaga dan Prabowo hanya ingin bersilaturahmi dan meminta doa restu untuk berkompetisi di Pilpres 2019.

"Saya niatnya mau bersilaturahmi dan memohon masukan dan doa restu. Jadi itu masukan saya," ujarnya.

Perwakilan PBNU dan Muhammadiyah menyampaikan masukan soal masalah yang dihadapi dan program yang bisa dilakukan. Sandi mengklaim, salah satu program yang diapresiasi oleh PBNU dan Muhammadiyah adalah program OK OCE.

"Itu yang mereka kejar untuk OK OCE, karena mereka bilang cocok banget buat di pesantren, khususnya disandingkan dengan santripreneur," ungkap dia.

Mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra berharap Pilpres 2019 tidak menjadi ajang untuk memecah belah bangsa karena perbedaan politik dan menjatuhkan.

"Kita boleh berbeda pandangan politik tapi kita harus semua sepakat membangun semua ini bersama-sama. Karena bersatu saja belum tentu menang apalagi terpecah belah. Kita harus bersatu," tegasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP