Soekarwo sampai Dahlan Iskan diusulkan jadi ketua Timses Jokowi di Jatim

Rabu, 5 September 2018 14:45 Reporter : Moch. Andriansyah
Soekarwo sampai Dahlan Iskan diusulkan jadi ketua Timses Jokowi di Jatim Sidang vonis Dahlan Iskan. ©2017 merdeka.com/Masfiatur Rochma

Merdeka.com - Mulai dari nama Gubernur Jatim Soekarwo hingga Kapolda Irjen Pol Machfud Arifin diusulkan menjadi ketua tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 untuk wilayah Jawa Timur. Ada juga nama mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Usulan ini terlontar dalam rapat konsolidasi partai-partai politik pengusung duet Jokowi-Ma’ruf. Rapat digelar di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari, Surabaya.

"Tadi malam (Selasa malam) sampai Rabu dinihari kami konsolidasi," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, Rabu (5/9).

Dalam rapat tersebut, kata Kusnadi, diikuti sembilan Parpol Koalisi Indonesia Kerja, di antaranya; PDI Perjuangan sendiri selaku tuan rumah, PKB, Golkar, PPP, Hanura, NasDem, dan partai pendukung lainnya.

Kusnadi menyebut, ada sejumlah strategi besar yang disepakati dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma'ruf, serta susunan tim kampanye. "Tentu strateginya tidak bisa kami paparkan di sini, karena itu dapur koalisi," kata politikus PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Yang jelas, masih kata Kusnadi, koalisi di kubu Jokowi-Ma'ruf sangat kompak. "Dan kita bekerja sangat terstruktur. Nanti teknis strateginya akan diturunkan sampai tingkat anak ranting partai di desa-desa. Bahkan sampai lingkup RT/RW," paparnya.

Untuk susunan tim kampanye, di Jawa Timur ada sekitar 150 hingga 160 orang. Terdiri dari dewan pengarah, dewan penasihat, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan direktur-direktur.

Terkait ketua tim pemenangan di Jatim, Kusnadi menyebut ada empat nama yang diusulkan Parpol koalisi. Menariknya, dari empat nama itu ada nama Gubernur Soekarwo, yang notabenenya ketua DPD Demokrat Jatim, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Nama Soekarwo memang sudah jauh hari disebut oleh Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf skala nasional. Tak hanya itu, Pakde Karwo -- sapaan akrab Soekarwo – juga beberapa kali diisukan 'membelot' dari partainya, Demokrat, karena beda pilihan politik. Termasuk kabar akan ditampung NasDem dengan iming-iming jabatan menteri jika Jokowi menang kembali di dua periodenya.

Namun, untuk meredam gejolak politik terkait masuknya nama Soekarwo ini, Kusnadi beralasan, nama gubernur Jawa Timur dua periode itu terbentur aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kepala daerah tidak boleh menjadi ketua tim kampanye atau timses, otomatis nama Pakde Karwo gugur dengan sendirinya. Tapi nama Pakde Karwo diusulkan sejumlah parpol koalisi," jelas Kusnadi.

Tiga nama yang diusulkan selain nama Soekarwo itu di antaranya; mantan Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo; Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin; dan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. "Jadi sekarang ada tiga kandidat ketua tim," ucapnya.

Siapkan tagar #JatimJokowiLagi

Kusnadi juga mengaku optimistis, dengan kekompakan partai koalisi, Jokowi-Ma'ruf akan mengulang sukses Pilpres 2014 lalu, yang mana saat itu Jawa Timur menjadi salah satu penentu kemenangan.

"Kami yakin banget bisa menang lagi, karena kerja Pak Jokowi kan sudah terbukti," kata Kusnadi optimis.

Dan untuk bisa meraih kemenangan di Jawa Timur itu, Kusnadi mengklaim telah menyiapkan sejumlah model kampanye. "Kita juga sudah siapkan sosialisasi berbagai hasil kerja Pak Jokowi di Jatim lewat kampanye #JatimJokowiLagi yang sudah mulai jalan," sambungnya.

Sementara Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari menambahkan, seluruh ketua Parpol koalisi akan menjadi wakil ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur.

"Pada 7 September nanti, nama ketua tim pemenangan di Jatim dan seluruh struktur di bawahnya sudah diputuskan, lalu dilaporkan ke tim kampanye nasional serta tentu ke penyelenggara pemilu," tandas Untari. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini