Soal rendahnya serapan di DKI, Anies bilang 'keberhasilan Gubernur?'
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, menyinggung kinerja Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat masih menjadi Gubernur aktif. Anies menilai Ahok tak mampu membawa Provinsi DKI meraih serapan anggaran maksimal lantaran hanya meraih 68 persen pada tahun 2015.
Ini disampaikan Anies ketika menjawab pertanyaan dari seorang relawan soal bagaimana mengatasi korupsi dan mewujudkan birokrasi bersih di Pemprov DKI.
"Di Jakarta hari ini rencananya 100 persen (serapan anggaran) yang terlaksana 68 persen, sepertiga tak terlaksana, di mana keberhasilan seorang Gubernur? Tunjukkan kita ingin yang ganti dengan yang efektif," kata Anies saat menemui relawan di Roemah Djoeang Anies-Sandi, Jalan Brawijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10).
Meski demikian, Anies menyebut rendahnya penyerapan anggaran dikarenakan Ahok tak mampu berkomunikasi dengan baik dengan DPRD DKI Jakarta. Maka dari itu, dia mengatakan apabila terpilih menjadi Gubernur akan merangkul DPRD sehingga dapat meraih serapan anggaran yang tinggi. "Republik ini diurus dengan kerja bersama," ujarnya.
Selain itu, Anies menyinggung kebijakan Ahok soal penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dalam pembangunan Ibukota negara yang menurutnya belum tepat. "Kalau terima CSR ya masukkan dalam APBD," ujarnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya