Sandiaga Sebut Fenomena Nurhadi-Aldo Merupakan Ekspresi Keresahan Publik
Merdeka.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menanggapi fenomena sosial media soal kemunculan Nurhadi-Aldo, alias calon presiden dan calon wakil presiden yang menjadi anekdot. Dia berpendapat, munculnya dua sosok 'jadi-jadian' tersebut merupakan ekspresi keresahan publik yang saat ini belum terealisasi.
"Bagi saya ini fenomena nyata, dan ini koreksi buat kami pasangan calon buat partai politik, buat caleg baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi baik di DPR RI, berarti mereka belum bisa menjawab tuntutan apa yang diinginkan masyarakat," kata Sandiaga di Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (6/1).
Kehadiran mereka, lanjut Sandiaga, diharapkan bisa menjadi bahan perbaikan ke depan, agar fenomena keresahan seperti ini tidak lagi kembali berulang.
"Jadi bagi kami ini sebuah koreksi dan sebuah realita politik modern. Kalau politik tidak bisa menjawab apa yang segenap kelompok masyarakat ingin ya akan terjadi fenomena ini," jelas Sandiaga.
Viralnya Nurahadi-Aldo atau biasa disapa Dildo menjadi keinginan tersendiri bagi Sandiaga, untuk bertemu keduanya secara langsung. Dia pun berharap bisa bertemu keduanya di dunia nyata.
"Ya saya juga ingin juga ketemu sama Nurhadi-Aldo itu ya," kata Sandiaga menutup dengan canda.
Seperti diketahui, pasangan Dildo dalam sepekan terakhir mejadi salah satu hal terviral. Unggahan terkait keduanya yang dipublikasi lewat platform Facebook, Twitter, dan Instagram membuat animo masyarakat, khususnya milenial menjadi simpatisan mereka dengan mengikuti akun mereka dan memberikan komen dukungan kepada dua sosok tersebut.
Reporter: Radityo
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya