Sandiaga Janji pada SBY dan AHY untuk Bantu Besarkan Demokrat
Merdeka.com - Partai Gerindra dan Partai Demokrat saling menagih janji. Awalnya, Gerindra mengungkit komitmen Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Demokrat berbalik menagih janji Prabowo-Sandiaga.
Demokrat mengatakan, Sandiaga terlalu banyak berjanji pada SBY dan AHY. Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan janjinya pada SBY adalah membantu Demokrat supaya sukses di Pemilu 2019. Janji itu ucapkan saat di Kediaman SBY, Mega Kuningan Timur pada 12 September 2018.
"Mungkin saya hadir dalam pertemuan antara SBY, AHY, dan Prabowo. Bahwa kita berjanji berkampanye sama-sama membesarkan, jadi kita ingin Demokrat juga besar. Bukan hanya Gerindra yang mendapat keuntungan," kata Sandiaga di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/11).
Sandiaga akan berkomunikasi dan menyusun jadwal pertemuan serta kampanye bersama SBY. Prabowo-Sandi juga mengupayakan partai koalisinya yakni PKS, PAN, dan Berkarya bisa meraup coattail effect di Pemilu 2019 dan duduk di Parlemen.
"Sama-sama mendapatkan kursi yang baik dan banyak di DPR. Sedang kita formulasikan itu, hubungan kita baik. kemarin pak SBY dan jajarannya sibuk menyiapkan (pembekalan caleg) tanggal 10-11 November, kedepan kita menyusul jadwalnya," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menegaskan janji untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandi sebenarnya sudah dibahas pembekalan calon anggota legislatif Partai Demokrat pada 10-11 November lalu. Rencananya, Demokrat akan tancap gas mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga di awal tahun 2019.
Namun, menurutnya, Prabowo juga memiliki tanggung jawab untuk meloloskan partai-partai pengusungnya yakni PAN, PKS dan Demokrat di Pileg.
"Apa kiat-kiat Prabowo agar partai-partai pendukungnya tidak almarhum? Prabowo punya tanggung jawab meloloskan partai di Pileg," kata Jansen saat dihubungi merdeka.com, Kamis (15/11). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya