Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Tifatul dan Fahri Hamzah tak bersedia minta maaf duluan

Saat Tifatul dan Fahri Hamzah tak bersedia minta maaf duluan Fahri Hamzah dipecat PKS. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring menegaskan partainya akan terus melawan Fahri Hamzah dengan mengajukan banding atas putusan PN Jakarta Selatan yang mengabulkan sebagian gugatan Fahri Hamzah. Meski begitu, Titatul mengatakan sejatinya partainya tak ingin memperpanjang perseteruan dengan Fahri. Asalkan, Wakil Ketua DPR itu bersedia meminta maaf.

"Dia nggak minta maaf. Malah menuntut PKS kan. Kalau minta maaf kan selesai," kata Tifatul di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/12).

"Dari awal saya katakan minta maaf selesai. Tapi dia memperpanjangnya. Kader semua sudah paham masalahnya," sambung mantan Menkominfo ini.

Menanggapi pernyataan Tifatul, Fahri Hamzah mengaku heran. Sebab, menurutnya, yang salah dalam perseteruan ini adalah pimpinan PKS yang memecatnya.

"Jadi kita dipecat terus mnta maaf begitu?" tanya Fahri.

Fahri menceritakan kembali asal muasal pemecatannya dari keanggotaan partai maupun keanggotaan dewan. Salah satunya karena saat itu dia kerap membela Setya Novanto dalam skandal Papa Minta Saham. Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Setya Novanto dan menilai rekaman pencatutan nama Presiden Joko Widodo untuk permintaan saham PT Freeport Indonesia.

Seharusnya, kata dia, PKS memujinya yang membela Setya Novanto. Sebab pada akhirnya Ketua Umum Partai Golkar itu dinyatakan tidak bersalah. Sebab itu, Fahri pun mengutarakan seharusnya petinggi PKS yang meminta maaf kepada dirinya.

"Justru harusnya saya diapresiasi dong. Ternyata bener Fahri ini. Nggak salah dia pandangannya. Harusnya gitu dong.‎ Harusnya ada permintaan maaf atas tuduhan saya," katanya.

Fahri siap meladeni pengajuan banding yang akan dilakukan PKS. "Kita tunggu saja. Kita lihat saja. Tapi jangan mengembangkan opini seolah-olah peradilannya tidak fair. Peradilannya transparan semua terbuka kok," kata Fahri. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP