Ruhut sindir Cak Imin, ngotot jadi menteri tapi kena tanda merah

Kamis, 23 Oktober 2014 19:32 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Ruhut sindir Cak Imin, ngotot jadi menteri tapi kena tanda merah Ruhut Sitompul diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketum PKB Muhaimin Iskandar memutuskan mundur dari pencalonan menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal sebelumnya pria yang akrab disapa Cak Imin getol disebut-sebut masuk kabinet Jokowi.

Sikap Cak Imin itu mendapat sindiran dari Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. "Nah ini lucu nih, yang tadinya ngotot ngaku gak ada masalah malah membenahi partai. Tanyakanlah siapa dia, kepada rumput yang bergoyang," kata Ruhut sambil tertawa kepada para wartawan, di Cikini Jakarta, Kamis (23/10).

Menurut Ruhut, Cak Imin sangat percaya diri dipinang Jokowi sebagai salah satu menteri. Namun, diduga namanya terdaftar sebagai salah seorang yang terkena catatan merah oleh KPK.

"Dia kepingin sekali, eh tahunya dia kena spidol merah," terang dia.

Terkait lambatnya pengumuman kabinet Jokowi, Ruhut menilai hal itu dapat membahayakan citra mantan Gubernur DKI itu di hadapan rakyat. Pasalnya, selama ini Jokowi adalah orang yang bertindak cepat dan cekatan dalam bekerja.

"Kalau lama-lama bahaya ini. Kepada partai pendukung Pak Jokowi biarlah dia cari pembantunya sendiri masa dia cari pembantunya yang jelek," ujar dia.

Ruhut menambahkan Presiden Jokowi orang yang cekatan. Ketika KPK menyebutkan ada 8 orang yang mendapat rapor merah dan kuning dengan cepat akan mencari penggantinya.

"Kurang apa yang dia sudah masukan nominasi lalu menyerahkan ke KPK dan KPK bilang ada 8 orang, Pak Jokowi ngomong ya saya cari penggantinya," pungkas dia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini