Respon Demokrat soal AHY Bersaing dengan Gibran di Survei Capres SMRC

Partai Demokrat pilih fokus pada konsolidasi internal dan mengawal program Presiden Prabowo ketimbang membahas bursa Capres 2029 versi SMRC.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar- Reporter
Respon Demokrat soal AHY Bersaing dengan Gibran di Survei Capres SMRC
Respon Demokrat soal AHY Bersaing dengan Gibran di Survei Capres SMRC

Partai Demokrat merespons rilis hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang memasukkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bursa Calon Presiden pada Pilpres 2029 mendatang. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan saat ini partainya masih berfokus pada konsolidasi internal ketimbang membicarakan pencapresan.

"Kami belum membicarakan terkait pencapresan. Kami punya timeline dan jadwal sendiri untuk menjalankan agenda besar partai," ujar Herman usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Jumat (23/10/2026) malam.

Herman menjelaskan, partai berlambang Bintang Mercy ini tengah berkonsentrasi menyelesaikan Musda di 20 provinsi, termasuk Sulawesi Selatan. Hingga kini, baru DPD Jawa Tengah yang rampung menggelar musyawarah.

"Jadi masih banyak PR (pekerjaan rumah) internal yang harus kami selesaikan. Karena itu, kami belum masuk ke pembahasan pencapresan," tegasnya.

Selain memperkuat struktur partai, fokus utama Demokrat saat ini adalah mengawal dan menyukseskan kabinet Presiden Prabowo Subianto. Seluruh menteri asal Partai Demokrat diinstruksikan bekerja maksimal agar manfaat program pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat.

Apalagi, menurut Herman, tantangan pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka cukup berat akibat tekanan geopolitik dan geoekonomi global.

"Tantangannya besar. Kondisi geoekonomi dan geopolitik sangat memengaruhi situasi nasional. Kita harus bersatu membantu pemerintah melewati masa-masa yang tidak mudah ini," tambah Herman.

 

 

Sikap Soal Revisi UU Pemilu dan Ambang Batas

Respon Demokrat soal AHY Bersaing dengan Gibran di Survei Capres SMRC
Respon Demokrat soal AHY Bersaing dengan Gibran di Survei Capres SMRC

Mengenai revisi Undang-Undang Pemilu yang tengah dibahas di Komisi II DPR RI, Herman menyebut prosesnya masih dalam tahap penyusunan draf inisiatif DPR melalui Panitia Kerja (Panja).

Ia berharap revisi tersebut dapat melahirkan iklim demokrasi yang lebih baik pada Pemilu 2029. Demokrat sendiri mengaku siap dengan sistem atau metode penghitungan suara apa pun.

Terkait Parliamentary Threshold (ambang batas parlemen), Demokrat mendorong angka 5 persen sebagai batas yang realistis. "Ada yang mengusulkan 5 atau 7 persen. Menurut kami, angka 5 persen jauh lebih realistis," ucapnya.

Munafri Arifuddin Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel Di tingkat daerah, Musda V DPD Demokrat Sulsel dipastikan hanya diikuti calon tunggal, yakni Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi).

"Setelah verifikasi, hanya ada satu calon yang mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara, yakni 24 DPC, 1 DPD, dan 1 organisasi sayap (total 26 suara)," terang Herman.

Dengan dukungan bulat tersebut, Appi selangkah lagi memimpin DPD Demokrat Sulsel. Hasil Musda nantinya akan disahkan langsung oleh Ketum AHY.

Untuk kepengurusan baru mendatang, DPP menargetkan peningkatan kursi legislatif di Pemilu 2029, dari yang saat ini 2 kursi DPR RI menjadi 3 kursi (terisi di semua dapil), serta menyapu bersih seluruh 11 dapil untuk DPRD Provinsi Sulsel.

AHY Sapa Peserta Musda

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat AHY menyapa peserta Musda via Zoom. AHY menyambut hangat Appi sebagai kader baru sekaligus calon kuat Ketua DPD Demokrat Sulsel.

"Saya sudah kenal cukup lama dengan Bung Appi. Yang membedakan tentunya sekarang warna bajunya menjadi biru, semakin cerah warnanya. Welcome to the club," seloroh AHY.

AHY juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ni’matullah Erbe yang telah mendedikasikan jiwanya memimpin DPD Demokrat Sulsel selama dua periode (22 tahun pengabdian).

Menutup arahannya, AHY mengingatkan seluruh kader Sulsel untuk terus memupuk kebersamaan dan meningkatkan kualitas diri.

"Modal utama mendapatkan kepercayaan rakyat adalah integritas, tapi tanpa kompetensi kita tidak akan ke mana-mana.Sebaliknya, kompetensi tanpa integritas justru berbahaya. Kita ingin bukan hanya sukses, tapi juga selamat," tutur AHY.

 

Rekomendasi