Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, dukungan Akbar Tandjung kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden tidak dalam kapasitas sebagai politikus Golkar. Akbar bicara dalam kapasitas sebagai senior Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Anies adalah anggota KAHMI.
"Pernyataan Pak Akbar Tandjung itu harus dilihat konteksnya. Dalam acara itu, tentu Pak Akbar bicara dalam kapasitas sebagai senior KAHMI yang dihadiri Pak Anies Baswedan," ujar Ace dalam keterangannya, Kamis (6/10).
Pernyataan dukungan Akbar disampaikan dalam acara peresmian Tugu 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10). Anies hadir sebagai gubernur DKI Jakarta.
Advertisement
Golkar Yakin Akbar Tandjung Dukung Airlangga Capres
Lebih lanjut, Ace meyakini Akbar Tandjung sebagai ketua dewan kehormatan Golkar konsisten dengan sikap partai mendukung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden.
"Saya yakin Pak Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Kehormatan masih konsisten dengan hasil keputusan Munas Partai Golkar yang telah memutuskan Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto, sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar," kata Ace.
Akbar disebut telah berkeliling Indonesia untuk mengonsolidasikan barisan Golkar untuk memenangkan Airlangga sebagai calon presiden di 2024.
"Beliau juga sedang berkeliling ke seluruh Indonesia sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar untuk mengonsolidasikan Partai Golkar dan memenangkan Pak Airlangga sebagai calon Presiden RI pada tahun 2024," ujar Ace.
Advertisement
Akbar Tandjung Dukung Anies jadi Presiden
Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Akbar Tandjung, menghadiri acara peresmian Tugu 66 yang direlokasi ke Taman Menteng yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Di hadapan Anies, Akbar menyatakan dukungan pada mantan Mendikbud tersebut maju di Pilpres 2024.
"Saya bangga bahwa beliau menjadi capres pada Pemilu 2024 yang akan datang. Saya ungkapkan, mendukung beliau sebagai capres," kata Akbar di acara peresmian Tugu 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10).
Akbar mengatakan, Anies merupakan orang pintar dan memiliki jiwa kepemimpinan. "Seorang akademisi tapi juga seorang yang betul-betul memiliki kepemimpinan yang jauh ke depan tentang pembangunan Indonesia dan lebih tepat lagi bahwa beliau akan menjadi presiden," tambah Akbar.
Tidak hanya itu, Akbar juga mengatakan bahwa peluang Anies untuk menang kontestasi politik di 2024 sangat besar. "Bahwa kuat peluang untuk menjadi presiden," kata Akbar.