TGB Muhammad Zainul Majdi Resmi Dilantik Jadi Ketua Harian Partai Perindo

Di hadapan Hary Tanoe, mantan Gubernur NTB ini berjanji akan bersungguh-sungguh mengemban amanah tersebut. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas jabatan yang dipercaya kepada dirinya.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
TGB Muhammad Zainul Majdi Resmi Dilantik Jadi Ketua Harian Partai Perindo
Ketua Dewan Nasional Konvensi Rakyat, TGB. H. Zainul Majdi. ©2022 Merdeka.com

Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dilantik sebagai Ketua Harian Nasional Partai Perindo untuk menghadapi Pemilu 2024. Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo resmi melantik jadi kader Perindo di I-News Tower, Jakarta, Sabtu (6/8). TGB berikhtiar akan mengemban jabatan tersebut.

"Pada hari yang baik ini di tempat baik ini saya berdiri di depan Bapak-Ibu semua sebagai anggota kader Partai Perindo," ujarnya.

Di hadapan Hary Tanoe, mantan Gubernur NTB ini berjanji akan bersungguh-sungguh mengemban amanah tersebut. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas jabatan yang dipercaya kepada dirinya.

"Insyaallah saya akan ikhtiarkan untuk mengembannya sebaik-baiknya," katanya.

TGB juga mengungkapkan alasan keluar dari partai Golkar. Sejak lama, diakuinya, tidak lagi aktif di partai berlambang beringin.

Maka itu, ia mencari partai lain untuk menjalankan gagasan politiknya.

"Sebenernya begini, pertama, saya sudah cukup lama tidak aktif di Golkar. Menurut saya platform saya sampaikan semua partai politik sama, tetapi ruang-ruang untuk kita bisa berekspresi, bisa menyampaikan gagasan-gagasan politik kita itu kan juga perlu ruang yang cukup," ujarnya.

Menurut TGB Hary Tanoe dan Perindo membuka lebar agar dirinya bekerja semaksimal mungkin untuk meraih target 60 kursi di Pemilu 2024.

"Pak Hary memberikan ruang itu untuk kita bersama-sama sebagaimana harapan tadi di legislatif ada target kuantitas tertentu 60 kursi dan secara kualitatif kita bisa berikhtiar mengembalikan politik pada fitrahnya gitu," papar TGB.

Sementara itu, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tidak ada masalah TGB meninggalkan Golkar. Airlangga juga senang TGB memutuskan pindah partai.

"Beliau (Airlangga Hartarto) merasa senang dan mempersilakan dan pada saat itu saya sampaikan juga bahwa perbedaan partai itu kan tidak membuat tembok untuk kita selalu bersama," jelas TGB.

"Jadi tetap komunikasi bicara bersama, beliau juga sahabat lama saya jadi kita tetap silaturahmi," pungkasnya.

Rekomendasi