Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Kalimantan Timur, Safaruddin mengajak para relawan dan pendukung untuk berjihad. Namun jihad kali ini untuk melawan hoaks. Mantan Kapolda Kaltim ini menjelaskan, dulu jihad pejuang kemerdekaan dengan senjata namun jihad hari ini untuk melawan hoaks.
Hal tersebut disampaikan dalam deklarasi dukungan oleh Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) dan Alinasi Masyarakat Kalimantan Timur kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Stadion Dome, Balikpapan, Kaltim, Kamis (21/3). Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin turut hadir.
"Jihadnya sekarang bukan dengan senjata tapi dengan jihad melawan hoaks door to door," ujar Safruddin dalam sambutannya.
Ma'ruf menyampaikan hal senada dalam tausiyah politiknya. Menurut Ketum MUI itu telah banyak hoaks dan fitnah menyerang petahana Jokowi. Kendati demikian, Ma'ruf yakin masyarakat kaltim tidak mudah percaya.
"Sekarang banyak sekali hoaks dan fitnah. Kalau Pak Jokowi menang katanya Kemenag mau dibubarkan. Itu fitnah itu bohong. Katanya nanti azan akan dilarang, perzinahan akan dilegalkan, baca Alquran dilarang," kata Ma'ruf.
Acara deklarasi ini, menurut Ketua Umum JKSN, KH. Misbahul Munir, dihadiri puluhan ribu peserta dari kiai, santri, relawan, sampai tokoh lintas agama. Deklarasi ini dipercaya bisa menambah kekuatan untuk memenangkan paslon 01.
"Bukan hanya santri kiai tapi juga ada para pendeta, ada juga kepala adat," ucapnya.