Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily menilai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tidak kreatif. Sebab, kata dia, Fadli selalu mengikuti kegiatan yang dilakukan capres petahananya yakni Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Kegiatan yang dimaksud Ace adalah kunjungan ke Tambak Lorok, Senayan hingga dan cukur rambut di Garut.
"Ya memang dari dulu enggak kreatif. kampanyenya itu selalu tidak kreatif ngikutin terus Pak Jokowi. Tapi ya maksudnya ya memang nyinyir gitu loh. Jadi memang agak kreatif dikitlah gitu ya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2).
Dia mengatakan, Fadli tidak memiliki tujuan selain nyiyir dibalik tindakannya itu. Hal itu, lanjutnya, berbanding terbalik dengan kunjungan yang dilakukan Jokowi.
"Tetapi apa yang dilakukan oleh Pak Fadli Zon apa maknanya? kecuali memang tujuannya adalah hanya sekedar parodi," ungkapnya.
Politikus Partai Golkar ini juga yakin yang dilakukan Fadli tidak akan mendapatkan simpati masyarakat. Serta tidak akan berpengaruh pada elektabilitas.
"Selain tidak kreatif kami sangat percaya tidak punya efek apapun kecuali rakyat akan menilai apa yang dilakukannya adalah hanya menjadi follower bukan menjadi arus utama kreator gitu," ujarnya.
Terkait kritik Fadli yang mengatakan Tambak Lorok masih berantakan, Ace juga enggan ambil pusing. Pasalnya, dia Fadli memang tidak pernah memuji pemerintah.
"Mana ada si dari pernyataannya Fadli yang positif terhadap pemerintahan ini. Jadi menurut saya kita sih enggak terlalu berharap pernyataan positif dari Fadli gitu loh," tutupnya.