OSO: Orang kita negara Indonesia kok debatnya bahasa Inggris, mau pamer?

"Negara Indonesia, bangsa Indonesia, bahasa Indonesia. Ngapain pakai bahasa Inggris di negara sendiri," tandas OSO.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
OSO: Orang kita negara Indonesia kok debatnya bahasa Inggris, mau pamer?
Buka puasa bersama jokowi dengan DPD. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) tidak setuju dengan usulan kubu pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang mengusulkan debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris. Menurutnya sebagai bangsa Indonesia tentu harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam debat.

"Orang kita negara Indonesia, kok debatnya bahasa Inggris. Memang mau pamer bahasa Inggris apa?" kata OSO di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/9).

Menurut menjelaskan, ketidaksetujuannya ini bukan soal kemampuan calon presiden namun kampanye kepada rakyat. Tetapi lebih kepada masyarakat Indonesia tidak semuanya mengerti bahasa Inggris.

"Gimana kalau mau campaign bahasa Inggris. Rakyat tidak semuanya yang mengerti bahasa Inggris. Gimana? You ngomong bahasa Inggris enggak ngerti terus tepok tangan 'horee...' Yah lucu kan?" ungkapnya.

OSO juga mengaku tidak menggunakan bahas Inggris saat melakukan perjalanan keluar negeri. Meski dia bisa bahasa Inggris dengan baik.

"Saya enggak mau bahasa Inggris. Bukan enggak mau, tapi saya tunjukan we are Indonesian," ucapnya.

"Negara Indonesia, bangsa Indonesia, bahasa Indonesia. Ngapain pakai bahasa Inggris di negara sendiri," tandasnya.

Rekomendasi