Setelah melakukan pemilihan Ketua Umum baru, Ketua Umum boleh melakukan revitalisasi pengurus. Salah satu jabatan yang santer terdengar akan direvitalisasi adalah posisi Idrus Marham sebagai Sekjen Partai Golkar. Penyebabnya, Yorrys Raweyai yang memunculkan saran agar Idrus Marham diganti.Salah satu nama yang digadang-gadang untuk mengisi jabatan Sekjen adalah Ketua DPP Partai Golkar Ibnu Munzir. Saat dikonfirmasi terkait namanya yang muncul dalam bursa pencalinan sekjen partai beringin itu Ibnu masih terkesan irit bicara. Terkait dengan kesiapannya untuk menggantikan posisi Idrus, Ibnu belum bisa menjawabnya secara gamblang. Tetapi sebagai kader ia akan siap mengemban tugas tersebut jika memang benar dipilih sebagai Sekjen."Belum bisa saya jawab kan belum ada dari dalam. Kalau masih isu di luar kan belum bisa kita tanggapi. Tapi kader apa pun namanya kita siap. Munaslub disuruh bikin tiga hari kita siap bikin tiga hari. Enggak ada soal," kata Ibnu di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12).Menurut dia, masalah revitalisasi masih harus melihat keinginan dari para DPD I. Pembahasan itu juga akan melalui Munaslub."Jadi gini, persoalan perombakan pengurus nanti kita lihat apa maunya DPD I. Kalau baru cerita di luar kan susah. Kita harus mendengar sendiri dalam pandangan umum mereka. Apa yang mereka inginkan," ujarnya.Ketua Umum baru diperkenankan melakukan revitalisasi kepengurusan partai termasuk posisi Sekjen. Ada beberapa nama yang digadang-gadang menjadi pengganti Idrus, seperti yang disebutkan oleh Yorrys Raweyai. Mulai dari Ace Hasan Syadzily, Andi Sinulingga, Ibnu Munzir, dan Happy Bone.
Ibnu Munzir siap jika ditunjuk Airlangga jadi Sekjen Golkar gantikan Idrus
Yorrys Raweyai menyarankan agar Idrus Marham diganti dari posisinya sebagai Sekjen Golkar.
Advertisement
Rekomendasi