Politisi Golkar Aziz Syamsuddin menegaskan, penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) harus melalui Rapat Pimpinan Nasional bukan rapat pleno. Saat ini, DPP Golkar tengah mengadakan rapat pleno untuk membahas Munaslub. "Kalau malam ini bukan tentang munas, munas itu harus melalui mekanisme rapim nasional, tanggal dan tempat munas itu harus lewat rapimnas, kalau pleno itu bukan," kata Aziz di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (13/12).Ketua Badan Anggaran DPR itu menyebut, jika Munaslub diadakan tanpa melewati Rapimnas akan menjadi cacat prosedur. "Cacat karena dia harus melewati mekanisme rapimnas. Penentuan tempat dan tanggal harus melalui rapimnas," imbuh Aziz.Digelarnya Munaslub sendiri pun bertujuan untuk mengganti Setya Novanto yang terlibat dalam kasus mega korupsi proyek e-KTP. Aziz siap maju menjadi calon ketua umum. "Insyallah maju, insya Allah. Untuk menciptakan demokrasi," ucapnya.
Aziz Syamsuddin: Insya Allah maju Munaslub, untuk ciptakan demokrasi
Aziz Syamsuddin: Insya Allah maju Munaslub, untuk ciptakan demokrasi. Politisi Golkar Aziz Syamsuddin menegaskan, penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) harus melalui Rapat Pimpinan Nasional bukan rapat pleno. Saat ini, DPP Golkar tengah mengadakan rapat pleno untuk membahas Munaslub.
Advertisement
Rekomendasi