Politisi NasDem: Jika angket gagal, DPR jadi kerdil di mata rakyat

Politisi NasDem: Jika angket gagal, DPR jadi kerdil di mata rakyat. DPR akan dicap sebagai lembaga yang tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya jika angket akhirnya 'menguap'. Sebab, enam fraksi partai di DPR kabarnya telah memutuskan menolak angket KPK.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Politisi NasDem: Jika angket gagal, DPR jadi kerdil di mata rakyat
Ilustrasi Gedung DPR. ©2015 Merdeka.com

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem Taufiqulhadi menyayangkan sikap sejumlah fraksi partai di DPR yang menolak angket KPK. Menurutnya, jika angket KPK gugur di tengah jalan justru akan menimbulkan opini buruk terhadap DPR di mata masyarakat. "Jika fraksi-fraksi menolak mengirim utusannya ke Pansus, maka angket itu akan gagal di tengah jalan. Jika gagal di tengah jalan, maka DPR berada di ambang bencana," kata Taufiqulhadi melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Jumat (5/5).DPR akan dicap sebagai lembaga yang tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya jika angket akhirnya 'menguap'. Sebab, enam fraksi partai di DPR kabarnya telah memutuskan menolak angket KPK. "Lembaga tersebut menjadi lembaga yang dianggap gagal melaksanakan hak dan kewajibannya. Dewan hancur wibawanya dan akan dilecehkan orang dimana-mana," tegasnya. "Dia akan menjadi lembaga yang kerdil di depan mata rakyat. Karena rakyat tahu, kegagalan tersebut bukan karena mereka tulus untuk membela pemberantasan korupsi," sambung Taufiq. Oleh karenanya, Politikus NasDem ini mengimbau kepada seluruh fraksi untuk mengirimkan perwakilan ke Panitia Khusus (Pansus) angket KPK. Langkah tersebut untuk menunjukkan DPR bekerja demi kepentingan bangsa dan negara. "Saya serukan agar fraksi-fraksi mengirim utusannya ke pansus. Dengan demikian. Kita akan memperlihatkan kepada rakyat bahwa kita melakukan sesuatu untuk kepentingan dan kebaikan bersama bangsa ini," imbuhnya.

Rekomendasi