Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, di Jalan Andi Mallombassang, dikepung oleh ratusan pendukung pasangan calon nomor urut satu, Andi Maddussila Karaeng Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin, Kamis (10/12). Mereka masih mempermasalahkan pemindahan kotak suara ke gedung sekolah SMK 1 Grafika.Saat diterima dalam ruangan yang dijaga ketat polisi ini, pendukung Andi Maddussila Karaeng Idjo yang juga Raja Gowa ke-37, meminta Panwaslu Gowa bertindak terhadap keputusan PPK Pallangga yang memindahkan kotak-kotak suara ke gedung sekolah SMK 1 Grafika. Menurut mereka, seharusnya kotak suara itu berada di sekretariat PPK di kantor Camat Pallangga.
Kantor Panwaslu Gowa dikepung ©2015 merdeka.com/mappesonaKantor Panwaslu Gowa berseberangan dengan kantor KPU Gowa. Karena jumlah massa yang begitu banyak, arus lalu lintas pun macet. Alhasil, Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Amin Toha, dan anggotanya kerja keras mengurai kemacetan.Ruangan kantor Panwaslu Gowa tidak begitu luas, sehingga hanya perwakilan dari massa diterima oleh Panitia Pengawas.
Kantor Panwaslu Gowa dikepung ©2015 merdeka.com/mappesonaMenurut Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Gowa, Syamsuar Saleh, ada alasan khusus pemindahan kotak-kotak suara itu. Masalahnya ada pada PPK Pallangga yang telat menyampaikan ke tim pemenangan pasangan calon, soal alasan pemindahan.Tidak puas dengan penjelasan ketua Panwaslu Gowa, massa pasangan calon Pilkada Gowa yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Hanura, PKB, dan PKD ini keluar dari kantor Panwaslu. Mereka lantas berunjuk rasa di tengah jalan.Di antaranya ada yang berteriak supaya tidak membiarkan orang-orang Panwaslu keluar dari kantornya.
Advertisement