Polemik dalam tubuh Partai Golkar kembali muncul setelah kubu Agung Laksono mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung. Bendahara Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyayangkan langkah Agung Laksono. Dengan sindiran pedas, Bamsoet menyatakan harusnya Agung bertobat karena membuat kisruh Partai Golkar.
"Seluruh rakyat Indonesia sudah menyaksikan mereka kalah telak masih juga ngeyel. Sudahlah. Lebih baik bertobat karena sudah membuat Golkar terbelah. Daripada ditertawakan kodok ajukan PK odong-odong dan kekeuh atas munas abal-abal di Ancol," kata Bamsoet saat dihubungi, Kamis (5/11).
Anggota Komisi III DPR ini menilai, Agung tidak memiliki landasan hukum apa-apa dalam pengajuan PK. Maka dari itu akan sia-sia dan hanya akan menjadi bahan tertawaan.
"Agung hari ini ajukan PK. Menurut saya itu sama saja seperti badut. Apanya yang di PK? Kalau itu hanya PK odong-odong, ya masuk akal. Sebab Apa novum barunya? Saya sarankan, sudahlah insyaf," tuturnya.
Bamsoet sekaligus menyambut baik langkah Wakil Ketua Umum Golkar kubu Aburizal Bakrie, Yorrys yang menyatakan sudah enggan mendukung Agung. Menurutnya sudah benar Yorrys bersikap seperti itu. "Ya iyalah masa dukung Munas abal-abal," singkatnya.